Menteri ESDM nilai program listrik desa terkendala infrastruktur

id listrik desa,menteri esdm,arifin tasrif

Menteri ESDM nilai program listrik desa terkendala infrastruktur

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan kendala yang terjadi dalam program listrik desa salah satunya adalah infrastruktur untuk masuk ke pelosok.

"Kalau kita lihat sisa-sisanya (desa yang belum memiliki listrik) ini terkendala, infrastruktur bagaimana masuk ke pelosok," ujar Arifin Tasrif dalam konferensi pers melalui video seusai Rapat Terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta, Jumat.

Arifin Tasrif mengatakan secara umum program desa berlistrik selama lima tahun terakhir mengalami pertumbuhan drastis dari sebelumnya hanya 84 persen kini sudah hampir 99 persen desa yang memiliki listrik.

Hal ini menunjukkan ada keinginan kuat dalam membuat seluruh desa tersentuh listrik.

Baca juga: 60 desa di Sumsel belum teraliri listrik akan diupayakan dengan PLTS

Baca juga: Wagub akui banyak masyarakat pedesaan keluhkan pasokan listrik

Baca juga: Lima desa 'menyala' di Sumsel diresmikan


Sejauh ini terdapat 433 desa lagi yang belum tersentuh listrik yang terkendala masalah infrastruktur.

"Jadi kendala infrastruktur, bagaimana kita masuk memetakan lokasi. Kemudian juga sektor keamanan daerah," ujar Arifin Tasrif.

Selain itu perlu diidentifikasi energi apa yang bisa dijadikan energi pembangkit listrik bagi daerah-daerah tersebut.

"Sekarang kita sudah punya banyak alternatif untuk sumber energi yang terbarukan, salah satunya Lampu Tenaga Surya Hemat Energi atau LTSHE," ujar  Arifin Tasrif.

Dia menekankan kualitas suplai listrik harus meningkat, sehingga perlu juga merampungkan transmisi-transmisi yang ada.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar