Musi Banyuasin alokasikan Rp500 miliar untuk jaring pengaman sosial

id musi banyuasin,muba,corona,virus,COVID-19,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara sumsel hari ini, palembang hari ini

Musi Banyuasin alokasikan Rp500 miliar untuk  jaring pengaman sosial

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menyemprot kendaraan yang melintas dengan cairan disinfektan. (ANTARA/HO/20)

Palembang (ANTARA) - Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan mengalokasikan dana APBD senilai Rp500 miliar untuk jaring pengamanan sosial dan menekan dampak pelemahan ekonomi akibat mewabahnya virus corona.

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex di Sekayu, Selasa, mengatakan dana ini akan digunakan untuk melindungi pekerja informal dan harian di tengah penyebaran virus corona ini.

“Dana ini diharapkan bisa melindungi para pekerja tersebut dari dampak pelemahan ekonomi akibat pandemi virus corona,” kata dia.

Ia mengatakan, selain menyiapkan dana jaring pengamanan sosial, pemkab juga mempercepat realisasi penyaluran dana desa untuk menekan dampak ekonomi akibat penyebaran Corona Virus Disease-19 (COVID-19) ini.

Oleh karena itu, pemkab mendorong kepala desa segera menggelar Bamus Desa untuk membuat APBDes. Upaya ini agar dana desa segera ditransfer ke kas desa sehingga program padat karya yang bakal dilaksanakan dapat menyelamatkan warga.

“Tentunya menjaga kestabilan ekonomi juga menjadi perhatian kami di tengah upaya pencegahan penyebaran virus corona,” kata dia.

Terkait upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona, Musi Banyuasin yang sejauh ini belum memiliki kasus positif COVID-19 memperketat pintu masuk ke kabupatennya.

Terdapat lima titik pintu masuk yakni pintu masuk perbatasan Kabupaten Muba dengan Provinsi Jambi di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba dengan Kabupaten Banyuasin di Kecamatan Lais dan Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba dengan Kebupaten Musi Rawas di Kecamatan Sanga Desa dan Kabupaten Muba dengan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir di Kecamatan Sungai Keruh.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar