Gubernur: Masyarakat tidak perlu khawatirkan sembako

id Gubernur, sembako, cukup, ramadhan

Gubernur: Masyarakat tidak perlu khawatirkan sembako

Gubernur Sumsel Herman Deru cek Sembako (Dok Humas Pemprov Sumsel)

Palembang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta seluruh lapisan masyarakat tidak perlu khawatir dalam menghadapi Ramadhan dan lebaran nanti karena persediaan bahan pokok mencukupi.

"Saya sudah melakukan pengecekan ke gudang Bulog dan persediaan beras cukup banyak,: kata Gubernur Herman Deru di Palembang, Kamis.

Pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog untuk memastikan secara langsung ketersediaan pangan khususnya beras bagi masyarakat Sumsel di tengah mewabahnya Corona Virus Desease-19 (COVID-19) di Indonesia.

Kedatangan tersebut untuk mengecek secara langsung ketersediaan kebutuhan pokok disaat isu corona ini masih berlangsung, tentu bahan pokok tersebut harus selalu tersedia.

Menurut dia, berdasarkan pemantauan dan laporan dari sekian banyak gudang yang ada di Sumsel beras cukup banyak sehingga masyarakat tidak perlu khawatir karena persediaan cukup banyak.

Bahkan, lanjut dia, persediaan beras tersebut mencukupi untuk kebutuhan lima bulan ke depan.

"Dan yang membanggakan lagi bahwa semua stok ini tidak ada yang impor, ini semua hasil petani Sumsel," ujarnya.

Gubernur mengatakan, di beberapa daerah yang merupakan lumbung pangan di Sumsel seperti di Banyuasin dan Ogan Komering Ulu Timur sedang masa panen.

Selain itu Dinas Perdagangan perlu bekerja sama dengan pihak kepolisian supaya tetap ada pembatasan supaya tidak terjadi kepanikan dalam hal pembelian.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah tempat termasuk pasar tradisional dan modern di daerah ini.

Kenyamanan harus tetap dijaga dalam menghadapi COVID -19 ini dan pihaknya tidak ingin hanya mendengar laporan. Tapi setelah melihat kenyataannya seperti ini, dipastikan pangan tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tambah dia.

.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar