Ogan Komering Ulu Timur liburkan siswa sampai 3 April

id OKU Timur,virus,corona,covid-19,penanganan corona,virus corona,2019-ncov,novel coronavirus 2019,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara

Ogan Komering Ulu Timur liburkan siswa sampai  3 April

Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi (dua dari kiri) di Martapura, Selasa (24/3). (ANTARA/Dolly Rosana/20)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, meliburkan siswa sekolah sampai 3 April 2020 untuk merespon semakin meningkatnya ancaman penyebaran virus corona (COVID-19).

Bupati Ogan Komering Ulu Timur HM Kholid Mawardi di Martapura, Selasa, mengatakan sejak 21 Maret lalu siswa di daerahnya sudah diliburkan dengan harapan penyebaran virus corona ini tidak meluas.

“Hingga kini status OKU Timur masih negatif, tapi bukan berarti ini aman, tetap harus waspada karena bisa saja terjadi perbedaan antara data yang terlapor dengan data sebenarnya,” kata dia.

Ia mengatakan meski diliburkan, siswa tetap diberikan tugas pembelajaran dari guru sehingga proses belajar dan mengajar dilakukan di rumah dengan pengawasan orang tua.

Menurutnya, orang tua juga diminta tegas kepada anak-anaknya agar tidak keluyuran di periode waspada virus corona ini.

“Lebih baik di rumah saja, jauh lebih aman. Jika pun harus ke luar rumah, hanya untuk sesuatu yang penting,” kata dia.

Bukan hanya siswa sekolah, Pemkab OKU Timur juga telah meniadakan kegiatan keramaian hingga tiga pekan ke depan.

Hal ini untuk antisipasi pada penyebaran virus corona yang sangat mudah tersebar hanya dengan bersentuhan.

Terkait adanya informasi yang beredar di masyarakat mengenai adanya suspect corona di kabupaten itu, Ia memastikan bahwa hal tersebut tidak benar.

“Katanya ada kepala sekolah yang sakit. Itu tidak benar. Belum ada pasien yang ditemukan dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius. Saya sendiri sudah flu delapan hari tapi baik-baik saja, sudah saya cek. Yang penting jaga kesehatan,” kata dia.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar