Musi Banyuasin realokasi APBD Rp6,1 Miliar antisipasi COVID-19

id Realokasi COVID-19, apbd muba, pemkab muba, COVID-19, virus corona, fatality rate, antisipasi COVID-19, dodi reza

Musi Banyuasin realokasi APBD Rp6,1 Miliar antisipasi COVID-19

Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza di Palembang, Sabtu (21/3) (ANTARA/Aziz Munajar/20)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin merealokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah senilai Rp6,1 miliar untuk mengantisipasi penyebaran dan penanganan wabah COVID-19.

Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza di Palembang, Sabtu, mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk melengkapi fasilitas ruang isolasi RSUD Sekayu, membeli alat pelindung diri, biaya edukasi masyarakat dan membeli alat tes (tes kit) COVID-19.

"Tes kit akan tiba di Muba pada Jumat ini (26/3) dan segera kami mulai pengujianya," ujar Dodi Reza usai rapat Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel bersama Mendagri Tito Karnavian di Palembang,  Sabtu. 

Pihaknya memesan sebanyak 1.000 unit tes kit yang akan diujikan dengan metode random sampling berdasarkan peta sebaran yang telah dibuat, sehingga tindakan klinis dapat lebih cepat dijalankan jika didapati temuan kasus. 

Tes kit tersebut diutamakan menyasar Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berjumlah 51 orang sebagai upaya pencegahan dini meski Kabupaten Musi Banyuasin belum ditemukan kasus positif COVID-19 hingga saat ini. 

Selain pemenuhan fasilitas rumah sakit, pihaknya juga akan menyiapkan wisma atlet untuk ruang isolasi jika terjadi lonjakan kasus agar penanganan medis lebih maksimal dan meminimalisir fatality rate pasien positif COVID-19.

"Fatality rate di Indonesia cukup tinggi karena kesiapan sarana dan fasilitas belum maksimal dengan tenaga medis yang belum siap, makanya mumpung sebelum ada lonjakan eksponensial kami siapkan betul-betul tenaga medis ini," jelas Dodi. 

Sementara untuk meminimalisir probabilitas penyebaran COVID-19, Pemkab Muba akan mengintensifkan SOP protokol kesehatan dan menunda semua kegiatan yang bersifat keramaian sementara waktu. 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar