Mendagri: Pemda percepat penyaluran dana desa tekan dampak corona

id corona,mendagri,virus,covid-19,penanganan corona,virus corona,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Mendagri: Pemda percepat penyaluran dana desa tekan dampak corona

Mendagri Tito Karnavian (kanan) memberikan keterangan pers setelah menggelar rapat kesiapsiagaan menghadapi penyebaran COVID-19 di Palembang, Sabtu (21/3/2020). ANTARA/Dolly Rosana

Palembang (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan pemerintahan daerah untuk mempercepat penyaluran Dana Desa untuk menekan dampak ekonomi penyebaran virus corona baru (COVID-19).

Setelah memimpin rapat kesiapsiagaan penanganan COVID-19 di Palembang, Sabtu, Mendagri Tiro mengatakan pemerintah pusat menyayangkan karena hingga kini penyaluran Dana Desa tahap pertama hanya terealisasi 40 persen karena mayoritas belum disahkan APBDes.

“Jika tidak sesuai target maka ketahanan desa kita menjadi lemah. Padahal mereka rentan secara ekonomi akibat dampak COVID-19,” katanya.

Oleh karena itu, ia meminta para bupati dan wali kota untuk bekerja keras mempercepat realisasi Dana Desa dengan mendorong kepala desa segera menggelar bamus desa untuk membuat APBDes, untuk segera dinilai camat.

Upaya itu, katanya, ditempuh agar Dana Desa segera ditransfer ke kas desa sehingga program padat karya yang bakal dilaksanakan dapat menyelamatkan warga setempat.

Ia juga mengingatkan pemerintahan daerah fokus menjaga kestabilan ekonomi dengan mulai menyalurkan bantuan tunai dan nontunai ke kalangan masyarakat yang rentan terdampak kondisi terkini.

Belum lama ini Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengeluarkan peraturan untuk mempercepat penanganan virus corona.

Peraturan mengatur kewenangan pemerintah daerah supaya bisa merevisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar fokus menanggulangi virus tersebut di daerah masing-masing.

Melalui peraturan baru itu, pemerintah daerah juga diizinkan untuk memberikan insentif ke pelaku usaha, terutama UMKM.

“Perlu didiskusikan ke pengusaha, terutama yang mikro. Apa yang bisa membuat mereka butuhkan supaya tetap bertahan dalam situasi ini sehingga stabilitas ekonomi dapat terjaga. Selain itu, yang tak kalah penting, kepala daerah harus memastikan ketersediaan bahan pokok,” kata dia.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar