Pangdam II/Sriwijaya tekankan netralitas prajurit di Pilkada

id kodam ii/sriwijaya,netralitas ,pilkada serentak,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palembang hari ini,

Pangdam II/Sriwijaya tekankan netralitas prajurit di Pilkada

Panglima Kodam II Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Irwan, saat mengunjungi Kodim 0414/Belitung, Sabtu. ANTARA/Kasmono

Belitung,Babel (ANTARA) - Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Irwan, menekankan netralitas prajurit TNI di lingkungan kesatuannya menjelang Pilkada serentak 2020.

Hal ini dia sampaikan dalam kunjungan tugas di Kodim 0414/Belitung sekaligus kunjungan kerja usai kegiatan Kongres Umat Islam Indonesia, di Pangkalpinang yang dihadiri Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin.

"Tahun ini di wilayah Sumbagsel akan ada pelaksanaan Pilkada di beberapa tempat agar prajurit Kodim 0414/Belitung tetap menjaga netralitas TNI," kata Irwan, di Tanjung Pandan, Sabtu.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan arahan kepada personel Kodim 0414/Belitung agar terus meningkatkan profesionalitas dalam bertugas. "Prajurit agar selalu bersyukur dengan apa yang dimiliki sehingga bisa merasakan kebahagian karena uang tidak menjamin segalanya," ujarnya.

Selain itu, dia juga menekankan kepada seluruh prajurit dan keluarga agar selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Prajurit di Kodam II/Sriwijaya, kata dia, diharapkan selalu menjaga fisik agar selalu prima dengan berolahraga, berdinas secara disiplin, dan prajurit harus hebat perang, hebat beladiri, hebat tembak sehingga menjadi prajurit yang profesional.

"Tumbuh kembangkan diri dengan keterbukaan, kepekaan, kepedulian terhadap lingkungan dan satuan jangan terlintas dalam pikiran untuk melaksanakan pelanggaran sedikit pun dan menggunakan media sosial dengan bijak," katanya.

Kemudian, kata dia, seorang prajurit harus meninggalkan manajemen ketakutan dengan kehadiran pimpinan di kesatuan, bangun rumah tangga yang sakinah mawadah dan warohmah agar selalu dapat melaksanakan secara maksimal.

"Selesaikan setiap masalah yang di hadapi dengan komunikasi dan kejujuran, prajurit harus siap di tugaskan kapan pun dan di manapun serta dalam berbagai situasi dan kondisi," katanya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar