PGRI Sumsel catat kekurangan guru di seluruh tingkatan

id Guru, ogri, kurang guru, guru honorer

PGRI Sumsel catat kekurangan guru di seluruh  tingkatan

Sejumlah siswa bersiap pulang usai mendapat pengumuman sekolah diliburkan terkait memburuknya kondisi udara akibat kabut asap di Palembang. ANTARA/ Feny Selly/ama

Palembang (ANTARA) - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Selatan mencatat hingga Februari 2020 provinsi ini masih kekurangan guru di seluruh tingkatan mulai tingkat SD hingga SMA.

Ketua PGRI Sumsel, Ahmad Zulinto di Palembang, Sabtu mengatakan provinsi ini masih kekurangan ribuan guru seluruh tingkatan namun hingga sekarang belum bisa diatasi karena tidak ada penerimaan.

Berdasarkan data untuk tenaga pendidik tingkat SD terdapat kekurangan sekitar 20.000 guru, sedangkan guru tingkat SMA terjadi kekurangan sekitar 3.000 guru.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya betupaya berjuang melakukan pendekatan dengan pemerintah pusat untuk segera membuka seleksi penerimaan guru baru.

Selai menerima tenaga pendidik baru, diharapkan pula kepada pemerintah untuk mengangkat guru hinir menjadi pegawai negeri sipil atau ASN agar kehidupan mereka menjadi lebih baik dan sejahtera, kata Zulinto.

Sementara sebelumnya Gubernur Sumsel Herman Deru menambahkan bahwa pihaknya prihatin dengan kondisi terjadi kekurangan tenaga pendidik dan masih banyaknya guru berstatus honorer.

Perjuangan para guru terutama honorer patut dihargai karena dengan honor yang sangat minim tenaga pendidik itu masih bisa menjaga semangatnya dalam memberantas kebodohan di Sumsel.

Oleh karena itu, pihaknya akan memperjuangkan apa yang diinginkan para guru terutama honorer tersebut, kata gubernur.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar