Disbudpar Sumsel gandeng kedutaan promosi pariwisata

id disbudpar, promosi pariwisata, pasar wisata, potensi pariwisata susmel, promosi

Disbudpar Sumsel gandeng  kedutaan promosi pariwisata

Wisatawan berkunjung ke destinasi wisata halal, Al-Quran Al-Akbar, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (27/6/2019). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/foc.

Palembang (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan berupaya menggandeng Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di sejumlah negara pasar potensial pariwisata untuk mempromosikan darah tujuan wisata unggulan yang ada di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat.

Dengan menggandeng KBRI, diharapkan potensi pariwisata provinsi ini bisa dikenal warga negara asing dan menarik mereka sebanyak-banyaknya berkunjung ke Sumatera Selatan, kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Aufa Syarkomi di Palembang, Kamis.

Untuk mempromosikan pariwisata provinsi ini, pihaknya sekarang ini menjajaki kerja sama dengan sejumlah Duta Besar RI yang bertugas di sejumlah negara kawasan Asia dan Eropa.

Untuk melakukan promosi, selain meminta bantuan petugas di KBRI, pihaknya juga berupaya melakukan pagelaran seni budaya di sejumlah negara pasar potensial, katanya.

Ia menjelaskan, masing-masing daerah di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu memiliki keunggulan pariwisata, potensi tersebut perlu gencar dipromosikan agar bisa menarik minat wisatawan mancanegara mengunjunginya.

Keindahan alam, keunikan budaya dan makanan khas masing-masing kabupaten dan kota di Sumsel, perlu terus dipromosikan sehingga bisa menarik wisatawan untuk menikmatinya.

Melalui upaya tersebut diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan terutama wisatawan asing, serta mendorong pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara 100 ribu orang per tahun ke provinsi ini.

Dengan banyaknya wisatawan asing berkunjung ke provinsi ini, dapat mendorong peningkatan pendapatan asli daerah dari sektor pajak restoran dan hotel, serta devisa negara, ujar Aufa.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar