Gubernur : OKU Timur kabupaten terendah tingkat kemiskinan

id Gubernur

Gubernur : OKU Timur kabupaten terendah tingkat kemiskinan

Gubernur Sumsel Herman Deru (Dok Humas Pemprov Sumsel)

Palembang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur merupakan daerah terendah tingkat kemiskinan dibanding dengan daerah lain di Sumatera Selatan.

"Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik daerah ini kemiskinannya terendah," kata gubernur di Palembang, Sabtu.

Ini menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakatnya sudah cukup baik.

Namun, lanjut gubernur, walaupun demikian pemerintah dan masyarakat di daerah ini perlu terus mengembangkan perekonomian daerah sehingga kesejahteraan semakin meningkat.

"Kemiskinan di sini rendah. Kita juga pernah menduduki posisi sebagai kabupaten yang tingkat kemiskinannya terendah. Artinya masyarakat di sini sudah hidup sejahtera," ujar gubernur.

Pencapaian tersebut, lanjut dia, harus terus ditingkatkan sehingga Ogan Komering Ulu Timur bisa menjadi contoh untuk kabupaten lainnya.

Selain itu, gubernur juga mengatakan, saat ini masyarakat Ogan Komering Ulu Timur sudah merasakan kemajuan infrastruktur. Dimana jalan yang dulunya berlubang kini tidak ada lagi.

Pemerintah Provinsi akan berupaya membantu memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur yang ada di provinsi itu.

Bukan hanya di Ogan Komering Ulu Timur namun semua kabupaten di Sumsel ini jalannya harus baik. Bahkan saat ini seluruh jalan rusak di Sumsel ini hampir selesai dikerjakan.

Sementara Bupati Ogan Komering Ulu Timur H.M. Kholid Mawardi mengatakan, kemajuan yang dicapai daerah tersebut tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya soal kemajuan, bahkan masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan kenyamanan.

"Kami juga berharap kabupaten ini bisa menjadi bagian dalam mendukung Sumsel sebagai Provinsi utama pengekspor pangan. Sehingga Sumsel kembali sebagai lumbung pangan nasional. Termasuk juga ekspor daging dan sebagainya," tambahnya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar