Tiga remaja terseret dan tenggelam di Sungai Palu

id Pasigala ,Sulteng,Palu,Sandi

Tiga remaja terseret dan tenggelam di Sungai Palu

Sejumlah Petugas dari Basarnas Palu, Polairud Polda Sulteng dan Dinas Damkar Kota Palu menyisir Sungai Palu dengan perahu karet di Kelurahan Besuus Barat, Kecamatan Palu Barat untuk mencari salah satu korban yang tenggelam dan belum ditemukan, Ahad (12/1/2020). (ANTARA/Muhammad Arsyandi)

Palu (ANTARA) - Tiga remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama dan sekolah menengah, yakni Ahmad Yani (15), Muhammad Yusuf (18) dan Ade Rizki (15) terbawa arus dan tenggelam saat sedang mencari ikan di Sungai Palu, Ahad pagi.

"Laporan yang kami terima sekitar pukul 08.46, satu anak atas nama Ade Rizki terseret (arus sungai), tepatnya saat itu mereka bertiga sedang menjala ikan," kata Kepala Basarnas Palu, Basrano disela memimpin pencarian korban di tepi Sungai Palu, Kelurahan Besusu Barat Kecamatan Palu Barat, Ahad.

Ia menerangkan mereka bertiga terseret dan tenggelam karena arus air yang cukup deras dan dalam saat menyeberang ke tepi sungai usai menjala ikan.

"Ke duanya (Ahmad Yani dan Muhammad Yusuf) berhasil diselamatkan, namun Ade Rizki tidak sampai ke tepian sungai dan hingga saat ini kami dari Basarnas bersama Polairud Polda Sulteng, Dinas Damkar Kota Palu dan BPBD Palu masih terus melakukan pencarian," ujarnya.

Basarnas Palu akan memperpanjang proses pencarian hingga tujuh hari ke depan jika hingga hari ini korban belum ditemukan.

"Ini bentuk keseriusan kami untuk hadir dalam melayani dan membantu masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Sementara itu Lurah Besusu Barat, Rusdin Kawaroe, berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi hidup.

"Kejadian seperti ini di sini sudah sering terjadi, ada yang ditemukan sudah meninggal dan ada yang sampai saat ini belum ditemukan," ucapnya.*
Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar