
BSB targetkan kinerja bisnis tumbuh 10 persen

Palembang (ANTARA) - Manajemen Bank Pembangunan Daerah PT Bank Sumsel Babel menargetkan kinerja bisnis perusahaan tumbuh 10 persen pada 2020 dibanding tahun sebelumnya.
Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin di Palembang, Kamis, mengatakan optimistis dapat mencapai target meski tahun ini sektor ekonomi diperkirakan menghadapi sejumlah tantangan.
“Memang kami perlu hati-hati tahun ini karena ekonomi lagi banyak gejolak, apalagi pengaruh dari kondisi politik dan ekonomi global,” kata dia setelah jumpa pers kegiatan BSB RUN 2020.
Realisasi kredit Bank Sumsel Babel mencapai Rp16,12 triliun per kuartal III/2019 atau tumbuh 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Target kredit yang dipatok perusahaan hingga akhir 2019 senilai Rp16,08 triliun.
Sementara itu untuk penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp20,28 triliun atau tumbuh 9 persen dari tahun sebelumnya yang senilai Rp18,54 triliun.
Syamsudin mengatakan pihaknya bakal menerapkan sejumlah strategi untuk penyaluran pembiayaan maupun penghimpunan DPK.
Di sektor kredit, kata Syamsuddin, Bank Pembangunan Daerah (BPD) tersebut bakal menyasar kredit produktif, salah satunya di bidang infrastruktur.
Selain itu, dia melihat potensi pengembangan kredit di sejumlah komoditas andalan Sumsel masih prospektif, salah satunya kelapa sawit.
“Kami juga mau membesarkan UMKM di Sumsel dan Babel melalui KUR (kredit usaha rakyat). Sementara untuk DPK, kami ingin perbanyak dana murah,” kata dia.
Pada 2019, Bank Sumsel Babel telah menyalurkan KUR hampir mencapai Rp490 miliar, dengan porsi untuk kredit UMKM sebesar 15,25 persen dari target penyaluran kredit senilai total Rp17,57 triliun pada tahun ini.
Syamsudin mengatakan, ke depan pihaknya juga tak hanya menggarap kredit untuk komoditas perkebunan secara lebih luas, di mana berdasarkan pemetaan dari Kementerian Pertanian terdapat pengembangan 8 komoditas yang tersebar di Sumsel maupun Babel.
Adapun 8 komoditas itu, meliputi lada, pala, cengkeh,kakao, kopi,kelapa, karet dan tebu.
“Ini menjadi peluang untuk perbankan menggarap pembiayaan bagi pengembangan komoditas-komoditas tersebut,” kata dia.
Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin (kedua dari kiri) memberikan pemaparan kepada wartawan terkait BSB Run 2020.
Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
