INSA : Pelabuhan boom baru Palembang dukung perekonomian daerah

id Bom baru

INSA : Pelabuhan boom baru Palembang dukung perekonomian daerah

Pisah sambut GM PT Pelindo II (Antara/HO)

Palembang (ANTARA) - DPD Indonesia National Shipowners Association (INSA) Sumatera Selatan mengatakan, keberadaan pelabuhan Boom Baru Palembang perlu dimaksimalkan lagi  karena itu mendukung perekonomian daerah.

Pelabuhan tersebut memang tempat bongkar muat komoditi sehingga keberadaannya sangat dibutuhkan, kata ketua DPD INSA Sumatera Selatan Kormin Halim saat pisah sambut GM PT Pelabuhan Indonesia II Palembang dari pejabat lama Agus Edi Santoso kepada Indra Hidayat Sani di Palembang, Selasa.

Memang, lanjut dia, transportasi menuju pelabuhan boom baru sering macet akibat truk-truk yang cukup besar dan banyak sehingga daerah ini perlu pelabuhan samudra.

Oleh karena itu Sumsel perlu pelabuhan Samudera seperti di Tanjung Api Api, Kabupaten Banyuasin.

Sehubungan itu melalui pertemuan ini diharapkan pemerintah dan DPRD mengupayakan pelabuhan Samudra karena itu sudah menjadi kebutuhan.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Nelson Firdaus mengatakan, memang pelabuhan Tanjung Api Api mendesak bagi Sumsel.

Bahkan gubernur Sumsel Herman Deru telah meninjau dan mulai mengoperasikan pelabuhan di Tanjung Api Api tersebut.

Pihaknya atas nama Pemerintah mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang dilakukan selama ini.

Sementara GM PT Pelindo II (Persero) yang lama Agus Edi Santoso menyampaikan, dirinya merasa bangga dapat bergabung dan bekerja sama dengan seluruh insan IPC Palembang selama kurang lebih dua tahun terakhir.

Pihaknya juga berharap agar IPC Palembang terus dapat bekerja dengan baik, tetap solid, dan tidak pernah berhenti untuk tetap berinovasi di tengah iklim kepelabuhanan yang kian dinamis dan penuh tantangan ke depan.

“Saya berharap di bawah kepemimpinan Bapak Indra Hidayat Sani, IPC Palembang dapat semakin lebih baik lagi dan mampu bersinergi dengan seluruh stakeholder perusahaan, sehingga dapat menjawab semua tantangan dan memenuhi target kinerja sebagaimana yang telah ditetapkan Direksi PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).

Dirinya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila sekiranya selama bekerja sama terdapat kesalahan baik dalam kata-kata maupun perbuatan," ujar dia.

Sementara GM PT Pelabuhan Indonesia II Indra Hidayat Sani menyampaikan bahwa mengemban amanah sebagai General Manager IPC Palembang merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi dirinya mengingat Pelabuhan Palembang merupakan sebuah pelabuhan sungai yang tentunya memiliki pola operasional yang sangat berbeda dengan pelabuhan laut.

Menurut dia, pengalaman yang dimiliki sebagai General Manager IPC Bengkulu sebelumnya dan juga Direktur Operasi PT IKT tentunya akan sangat membantu tugas-tugasnya kedepan. “Palembang merupakan sebuah pelabuhan yang unik karena sebuah pelabuhan sungai.

Amanah ini tentu akan menjadi tantangan baru bagi saya, mengingat selama ini dirinya selalu memimpin di pelabuhan laut. Insya Allah dirinya siap untuk melanjutkan program kerja yang telah disusun oleh Bapak Agus Edi Santoso beserta jajaran manajemen IPC Palembang.

Pihaknya berharap kiranya antara IPC Palembang dan seluruh stakeholder perusahaan dapat senantiasa menjalin silaturahim komunikasi dan kerja sama yang baik, sehingga dapat memperlancar arus distribusi logistik yang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Kota Palembang dan Provinsi Sumatera Selatan.

Selain penyampaian sambutan dari General Manager Pelabuhan Palembang yang baru dan yang sebelumnya , rangkaian acara Malam Pisah Sambut General Manager IPC Palembang ini juga diisi dengan penayangan video kilas balik dan juga testimoni dari beberapa pihak atas kepemimpinan Bapak Agus Edi Santoso selama dua tahun terakhir memimpin IPC Palembang, sambutan dari perwakilan stakeholder, dan juga pemberian cinderamata sebagai wujud apresiasi ungkapan terima kasih seluruh pihak atas dedikasi beliau selama memimpin IPC Palembang.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar