Pembangunan jalan tol di Batam terkendala lahan

id jalan tol batam, jalan batam, infrastruktur batam,pembangunan jalan tol terkendala,jalan tol di batam terkendala

Pembangunan jalan tol di Batam terkendala lahan

Wali Kota Batam Muhammad Rudi (Naim)

Batam (ANTARA) - Pembangunan jalan tol di Kota Batam Kepulauan Riau terkendala keterbatasan lahan untuk jalan baru, sehingga belum dapat dilanjutkan.

"Jalan tol ada masalah," kata Wali Kota Muhammad Rudi di Batam, Selasa.

Ia mengatakan terdapat dua pilihan pembangunan jalan tol, yaitu menggunakan badan jalan yang sudah ada atau membangun jalan baru khusus untuk tol.

Rudi mengatakan sempat menolak, penggunaan jalan yang sudah ada untuk tol. Ia juga meminta untuk menggeser jalan tol dengan lahan baru.

"Ada pilihan kalau jalan tol dibangun 'existing' yang ada, tidak terlalu mahal. Tapi yang saya minta digeser, tidak di atas jalan yang ada," kata pria yang juga menjabat Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam itu.

Namun, pembangunan jalan tol dengan membuka lahan baru dikeluhkan kontraktor dengan alasan biaya pembebasan lahan yang terlalu besar.

Bila jalan tol dibangun di sebelah jalan yang sudah ada, maka harus membebaskan lahan milik warga, yang sudah memiliki sertifikat penuh.

Apalagi, tanah di sana sesuai dengan peruntukkannya sebagai pemukiman, sehingga harga yang harus dibayar lebih besar.

"Karena mereka punya sertifikat lengkap. Peruntukannya juga untuk perumahan, maka digantung," kata dia.

Meski begitu, Wali Kota menegaskan akan mempertanyakan rencana pembangunan tol itu kepada kontraktor untuk mendapatkan kepastian.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar