Istri Imam Nahrawi berharap kasus yang jerat suaminya cepat selesai

id SHOBIBAH ROHMAH, IMAM NAHRAWI, MIFTAHUL ULUM, KEMENPORA, KONI,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palem

Istri Imam Nahrawi berharap  kasus yang jerat suaminya cepat selesai

Shobibah Rohmah (kiri), istri dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Kamis (19/12/2019). (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Jakarta (ANTARA) - Shobibah Rohmah, istri dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, mengharapkan kasus yang menjerat suaminya terkait kasus suap dana hibah KONI cepat selesai.

"Saya mohon doanya saja kepada semua yang ada di sini maupun di luar sana, semoga bapak cepat bebas dan semua cepat selesai," ucap Shobibah usai diperiksa sebagai saksi di gedung KPK, Jakarta, Kamis (19/12).

KPK memeriksa Shobibah sebagai saksi untuk tersangka Miftahul Ulum (MIU), asisten pribadi Imam dalam penyidikan kasus suap terkait penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran 2018.

Shobibah pun mengaku sempat bertemu dengan suaminya yang juga dipanggil KPK untuk proses perpanjangan penahanan selama 30 hari ke depan.

"Ketemu, tidak (mengobrol) cuma salaman saja. Alhamdulillah (bapak) baik, sehat," kata dia.

Sementara soal materi pemeriksaan, ia tak banyak bicara.

"Tidak ada, hanya melengkapi dokumen saja," ujar Shobibah.

Sebelumnya, Shobibah juga pernah diperiksa KPK pada Kamis (24/10).

Saat itu, KPK mendalami pengetahuan saksi Shobibah terkait interaksi antara suaminya dengan Ulum.

Diketahui, KPK pada Rabu (18/9) telah menetapkan Ulum dan Imam Nahrawi (IMR) sebagai tersangka.

Imam diduga menerima uang dengan total Rp26,5 miliar.

Uang tersebut diduga merupakan "commitment fee" atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora Tahun Anggaran 2018, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima, dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam selaku Menpora.

Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain yang terkait.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar