Wawako Palembang imbau tangkap ikan dengan alat ramah lingkungan

id alat tangkap ikan , alat tangkap ikan ramah lingkungan,pemkot palembang

Wawako Palembang  imbau tangkap ikan dengan alat ramah lingkungan

Nelayan dan alat tangkap yang digunakan untuk melaut. ANTARA/HO KKP/am

Palembang (ANTARA) - Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustina mengimbau warga kota setempat terutama yang biasa menangkap ikan di Sungai Musi dan anak sungainya agar menggunakan peralatan ramah lingkungan agar tidak merusak ekosistem.

"Menangkap ikan harus dengan alat yang ramah sungai sehingga yang diambil hanya ikan yang besar sementara yang kecil tetap bisa hidup dan berkembang," kata Fitrianti Agustinda, di Palembang, Jumat.

Selain harus menggunakan alat tangkap yang ramah sungai, warga juga diingatkan agar tidak menggunakan bahan kimia atau bahan lainnya yang dapat mengakibatkan ikan dan semua makhluk hidup yang berada di sekitar air sungai yang ditaburi bahan kimia itu mati.

Ia menjelaskan, pihaknya sering mendapat laporan dari warga ada sekelompok pencari ikan melakukan kegiatan penangkapan menggunakan jaring yang dapat menangkap ikan semua ukuran, alat penyetrum listrik, dan potas (bahan kimia).

Penangkapan dengan cara tersebut tidak boleh dibiarkan karena sangat tidak ramah lingkungan dan dapat merusak ekosistem dan menurunkan populasi ikan dan makhluk hidup lainnya yang ada di sungai.



"Jangan lagi menggunakan alat dan bahan beracun yang dapat merusak ekosistem sungai. Ekosistem rusak dapat mengganggu hubungan timbal balik makhluk hidup di sungai dengan lingkungan sekitarnya," ujarnya

Untuk mencegah kegiatan penangkapan ikan dengan alat dan bahan kimia yang tidak ramah lingkungan itu, diharapkan partisipasi semua pihak dan lapisan masyarakat.

Jika menemukan atau mengetahui ada kegiatan penangkapan ikan yang berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem sungai, diharapkan bersama-sama menghentikannya dan melaporkannya kepada aparat kepolisian terdekat, ujar Fitrianti.
 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar