Pendukung padati sidang perdana pembawa Sang Merah Putih

id aksi pelajar,jakarta,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palembang hari ini

Pendukung padati sidang perdana pembawa  Sang Merah Putih

Suasana ruang sidang Kusuma Admaja 4 yang oenuh sesak oleh pendukung Luthfi, Kamis (12/12/2019). (ANTARA/ Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Pendukung Luthfi Alfiandi,  pemuda yang ditangkap memegang bendera Merah Putih dalam aksi di DPR RI beberapa waktu lalu, memenuhi Ruang Sidang Kusuma Admaja 4 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat guna menyaksikan sidang perdananya.

Berdasarkan pantauan ANTARA di Jakarta, Kamis, pada pukul 14.45 WIB ruangan sidang dipenuhi oleh anak- anak muda, beberapa dari mereka tampak membawa kertas ilustrasi bertuliskan 'Bebasin Temen Gue'.

Selain itu para pemuda itu meneriakkan,"Jangan nunduk, jangan nunduk kalian ga salah," kata para anak muda itu kepada seluruh tahanan yang akan menjalani proses hukum dan sudah duduk di kursi terdakwa.

Terlihat juga beberapa orang dewasa mengenakan pakaian dengan gambar foto viral Luthfi yang membawa bendera ketika aksi anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  di depan DPR RI September lalu.

"Bebaskan Luthfi! Allahu akbar!" kata salah seorang pria dewasa.

Nampak juga ibunda dari Luthfi yaitu Nurhayati Sulistya (51) yang hadir menggunakan kerudung berwarna merah muda lengkap menggunakan kaos yang disablon dengan foto Luthfi.

Ia tampak terlihat berlinang dengan air mata atas dukungan para pendukung Luthfi yang hadir dalam sidang perdana anak pertamanya itu.

Para pendukung Luthfi sudah hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sejak pukul 13.00 WIB dan mulai mencari ruang sidang pada pukul 14.00 WIB.

Hingga berita ini dilaporkan pukul 15.18 WIB, sidang yang dijadwalkan mulai pada pukul 14.00 WIB belum juga mulai karena menunggu kehadiran Jaksa Penuntut Umum.

Untuk diketahui Luthfi Alfiandi merupakan pemuda yang diamankan oleh Polisi dalam aksi siswa SMK di depan DPR RI.

Luthfi diamankan karena dianggap melakukan kerusuhan dalam aksi bertemakan Reformasi Dikorupsi itu.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar