Pemkab di Bengkulu kaji usulan usaha pengelolaan hasil hutan

id Mukomuko

Pemkab di Bengkulu kaji usulan usaha pengelolaan hasil hutan

Bupati Mukomuko Choirul Huda.(Foto Dok.Antarabengkulu.com)

Mukomuko (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mengkaji usulan dari PT Bentara Arga Timber (BAT) perusahaan pengelolaan hasil hutan kayu dan hutan alam untuk melanjutkan aktivitas usahanya di daerah setempat.

“Terkait dengan perusahaan PT BAT, nanti akan kita kaji juga oleh instansi terkait di daerah ini,” kata Bupati Mukomuko Choirul Huda di Mukomuko, Selasa.

Ia mengatakan hal itu menanggapi adanya rencana dari manajemen PT BAT yang sebelumnya berhenti beroperasi melakukan aktivitas pengelolaan hasil hutan kayu dan hutan alam di daerah ini untuk kembali melakukan aktivitas usahanya tersebut.

Terkait dengan rencana PT BAT yang akan kembali melakukan aktivitas di daerah ini, Choirul Huda menyampaikan bahwa wilayah ini membuka peluang investasi setinggi-tingginya kepada semua pihak, tetapi investasi yang ramah lingkungan.

Kemudian investasi yang menguntungkan masyarakat, juga menguntungkan alamnya, juga mengutungkan pihak ketiga karena maju tidaknya satu daerah itu salah satunya investasi.

Ia menyatakan, pertumbuhan daerah ini termasuk nomor dua paling tinggi setelah Kota Bengkulu karena investasi di daerah yang berada sejauh 275 kilometer sebelah utara Kota Bengkulu ini tergolong tinggi.

Maka dari itu, ia mengatakan, pihaknya membuka peluang investasi sebesar-besarnya di daerah ini sesuai dengan arahan Presiden RI, bagaimana ketentuan-ketentuan terkait dengan perizinan dipermudah.

Tetapi dengan persyaratan investasi tersebut harus ramah lingkungan, selain itu juga investasi tersebut bisa memberikan kebermanfaatan untuk warga masyarakat di daerah ini.

“Insha Allah dengan investasi yang terjaga masyarakat juga ikut memiliki, investor juga melindungi masyarakat, alam juga bagus, Insha Allah kabupaten ini menjadi lebih maju,” ujarnya.

Ia menyatakan, kalau investasi di satu daerah itu tinggi, maka partumbuhan ekonomi masyarakat di daerah itu juga ikut tinggi.

Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar