Kapolda berikan apresiasi kepada anggota penangkap pimpinan KKB Iris Murib

id polda papua,kkb,iris murib

Kapolda berikan apresiasi kepada anggota penangkap pimpinan KKB Iris Murib

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyalami anggota (ANTARA/Evarianus Supar)

Timika (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memberikan apresiasi kepada anggota Satgas Operasi Nemangkawi yang berhasil menangkap pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Sinak Iris Murib.

"Saya memberikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang telah bekerja keras sehingga bisa melumpuhkan salah satu pelaku kekerasan bersenjata yang selama ini melingkar-melingkar di sekitar wilayah pegunungan. Saya akan memberikan penghargaan khusus kepada anggota yang menangkap pelaku ini," kata Irjen Paulus di Timika, Sabtu.



Kepolisian, katanya, sudah lama mencari tahu keberadaan Iris Murib yang terlibat serangkaian aksi kekerasan dan teror penembakan di sejumlah daerah di pedalaman Papua.

Irjen Paulus menggambarkan sosok Iris Murib sebagai figur yang keras dan sadis menghabisi para korbannya.



"Dia memang cukup keras, dengan kelompoknya mereka termasuk pelaku kekerasan yang keji dan sadis. Dia pemimpin kelompok dan eksekutor," katanya.

Keberadaan KKB di wilayah pegunungan Papua akhir-akhir ini, menurut Kapolda, lantaran mereka memanfaatkan ruang-ruang yang ada di sekitar itu.



Ketika kelompok-kelompok tersebut berhasil merampas senjata api dan amunisi dari anggota, kata Paulus, pamor atau kepercayaan diri kelompok tersebut seakan meningkat dengan sendirinya.

"Senjata api hasil rampasan itu kemudian digunakan untuk melakukan teror dan menekan berbagai pihak," katanya.

Iris Murib ditangkap aparat saat berada di kawasan Kali Pindah-Pindah, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika pada Kamis (21/11) sekitar pukul 14.21 WIT.

Polisi terpaksa melumpuhkan Iris Murib karena melawan saat hendak diamankan.

Kini Iris Murib sudah dibawa ke Jayapura sejak Jumat (22/11) dan sementara ini menjalani parawatan di RS Bhayangkara Jayapura.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar