Peboling putri Indonesia lolos kualifikasi QubicaAMF World cup

id 55th QubicaAMF World Cup 2019 Palembang,tim boling indonesia,boling palembang,Shinta Ceysaria Yunita,boling,qubicaamf pa

Peboling putri Indonesia lolos kualifikasi QubicaAMF  World cup

Peboling dari berbagai negara sedang bertanding pada 55th QubicaAMF World Cup 2019 di Venue Boling Jakabaring Palembang, Kamis (21/11) (ANTARA/Aziz Munajar/19)

Palembang (ANTARA) - Peboling putri Indonesia Shinta Ceysaria Yunita melewati babak kualifikasi 24 besar 55th QubicaAMF World Cup 2019 Palembang dengan posisi terakhir di peringkat ke-14.

Pada hari terakhir kualifikasi kategori putri, Kamis, Shinta mengumpulkan total poin 4640 dari 24 game, ia mencatatkan skor tertinggi 234, dengan avarege 193,33 dan cut 152.

"Alhamdulillah Shinta bisa melaju ke babak 24 besar untuk besok, meskipun peringkat hari ini di bawah dari yang kemarin tapi saya yakin dia bisa mengejar kelas 8 besar," kata Pelatih Kepala Boling Indonesia, Gatot Arya Nugroho di Palembang.

Pada hari pertama kualifikasi, Senin (18/11), Shinta berada di peringkat 17 dengan total poin 1143 dari 6 game dan skor tertinggi 213, ia mencatatkan avarege 190,53 dan cut 27.

Hari kedua kualifikasi, Selasa (19/11), ia berada di peringkat 15 dengan total poin 2342 dari 12 game dan skor tertinggi 224, ia juga mencatatkan avarege 195,08 dan cut 85.

Di hari ketiga kedua kualifikasi, Rabu (20/11), ia berhasil naik ke peringkat 9 dengan total poin 3567 dari 18 game dan skor tertinggi 234, ia juga mencatatkan avarege 198,17 dan cut 196.

Menurut Gatot, Shinta nampak masih ada kegugupan karena baru pertama kali mengikuti QubicaAMF dan menghadapi banyak pemain pro dunia, namun ia yakin Shinta dapat tembus ke 8 besar.

"Mungkin nanti di persiapkan lagi mengenai lemparannya agar maksimal menghadapi 24 besar besok," tambah Gatot.

Shinta diharapkan bisa menjadi juara pada gelaran QUbicaAMF kali ini, sebab prestasi terakhir peboling putri Indonesia pada gelaran QubicaAMF ialah menjadi juara tiga pada 2018 di Las Vegas atas nama Nadia Pramanik.

Sedangkan Shinta mengaku agak kesulitan beradaptasi pada awal-awal pertandingan lantaran baru pertama mengikuti QubicaAMF World Cup, itu sebabnya ia sangat bersyukur dapat tembus 24 besar.

"Saya coba pertahankan performas agar kemungkinan lolos 8 besar terbuka lebar, sebab selisih poin dengan yang di atas ataupun bawah saya tidak terlalu banyak," tambahnya.

Sementara peringkat pertama 24 besar QubicaAMF World Cup 2019 Palembang kateori putri di tempati peboling asal Malaysia, Natasha Roslan dengan poin 5016.

Kualifikasi 24 besar akan digelar pada Jumat (22/11) di Venue Boling Jakabaring Palembang untuk kategori putra dan putri, 8 peboling teratas akan melanggeng ke babak berikutnya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar