PMI Ogan Komering Ulu bagikan 7 ribu masker gratis

id pmi oku ,bagi masker,kabut asap

PMI Ogan Komering Ulu  bagikan 7 ribu masker gratis

Teks Foto : UTD PMI Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) membagikan 7 ribu masker gratis kepada pengendara kendaraan sepeda motor yang melintas di di Jalan A Yani Baturaja tepatnya di Simpang Tiga Ramayana. (Antara News Sumsel/Edo Purmana)

Baturaja (ANTARA) - UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan membagikan sebanyak 7 ribu masker gratis kepada masyarakat di wilayah setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap pencemaran asap dari kebakaran hutan dan lahan yang mencemari udara.

"Pembagian ribuan masker secara gratis yang kami lakukan hari ini sebagai aksi peduli terhadap dampak asap," kata Sektetaris UTD PMI Ogan Komering Ulu (OKU), Yunizir Djakfar di Baturaja, Selasa.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk peduli PMI setempat dari dampak asap yang bisa membahayakan kesehatan terutama bagi anak-anak.

Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya menggelar aksi peduli dengan membagikan sebanyak 7 ribu masker kepada masyarakat secara gratis yang dipusatkan di Jalan A Yani Baturaja tepatnya di Simpang Tiga Ramayana.
 

"Kegiatan ini menyasar  seluruh pengendaran kendaraan sepeda motor untuk diberikan masker secara gratis," ujarnya.

Selain masker, lanjut dia, dalam kegiatan tersebut juga pihaknya membagikan sebanyak 100 bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

"Intinya kegiatan ini kami lakukan untuk mengurangi dampak asap kebakaran hutan dan lahan seperti yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia yang udaranya tercemar akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan," kata dia.

Dia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pihak perusahaan di wilayah setempat untuk stop melakukan pembakaran hutan guna membuka lahan pertanian.

"Mari stop membakar hutan dan lahan karena cara ini dapat merugikan orang banyak yang terkena dampak buruk akibat asap Karhutla," ujarnya.
 

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar