Danrem minta perusahaan lebih aktif cegah Karhutla

id karhutla, danrem,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palembang hari ini, jembatan ampera

Danrem minta perusahaan  lebih aktif cegah Karhutla

Danrem Garuda Dempo Kolonel Arh Sonny Septiono (Dok.Penrem)

Palembang (ANTARA) - Danrem 044/Garuda Dempo Kolonel Arh Sonny Septiono minta perusahaan menjaga dan bertindak aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah perkebunan.

"Kebakaran kebun dan lahan mayoritas disebabkan manusia selain alam itu sendiri sehingga itu harus diantisipasi," kata Danrem yang juga Dansatgas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan usai rapat koordinasi dengan pengusaha, di Palembang, Rabu.

Pihaknya akan menindak tegas bila memang terbukti ada yang membakar lahan dengan sengaja.

Bahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas Penegakan Hukum dalam melakukan penindakan pembakar hutan dan lahan tersebut.

Dengan demikian semoga para pengelola usaha perkebunan dan kehutanan yang mengikuti rapat koordinasi tidak ada yang membiarkan daerah konsersinya terbakar.

Bukan itu saja, lanjut dia, tetapi akan mengambil peran aktif dalam pencegahan kebakaran yang ada sekitar daerah yang dikelola.

Danrem juga mengimbau semuanya harus tanggap dengan deteksi dan aksi dini bila ada kebakaran, untuk itu pengelola diharapkan melengkapi perusahaannya dengan alat pemadaman yang memadai, seperti adanya alat Damkar dan menara pantau.

Selain itu memperbanyak sumur bor sebagai sumber air apabila terjadi kebakaran, membuat blok-blok kanal untuk mencegah bila terjadi kebakaran api tidak meluas.

Dansatgas itu juga menghimbau agar melakukan semua itu dengan hati yang tulus dan ikhlas,agar api dan asap tidak terjadi lagi dilingkungan perusahaan dan lahan kehutanan.

Apalagi berdasarkan prediksi cuaca dari BMKG kemarau masih terjadi dengan kondisi lebih kering dibandingkan tahun 2018.

Begitu juga berdasarkan Prakiraan hujan oleh BMKG hingga Oktober diperkirakan rendah sehingga perlu diwaspadai wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar