Dandim OKU pastikan hasil tes urine ratusan TNI negatif narkoba

id Tes urine tni, dandim oku, prajurit tni tes urine, tes urine,narkoba, tes narkoba

Ilustrasi - Suasana pemeriksaan tes urine bagi anggota Kodim (Antara/Darwis Sarkani)

Baturaja (ANTARA) - Dandim 0403 Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Letkol Arm Agung Widodo memastikan hasil tes urine ratusan anggota TNI setempat semuanya negatif narkoba karena akan ada sanksi tegas bagi anggota yang terlibat narkoba.

"Dalam tes urine yang kami laksanakan beberapa hari lalu ada sebanyak 250 personel TNI yang diuji sampel air seninya," kata Agung Widodo di Baturaja, Sabtu.

Dia mengemukakan, kegiatan yang dilaksanakan di Makodim setempat tersebut diikuti 250 anggota TNI Kodim OKU termasuk Koramil dan 55 prajurit tim Satgas Karhutla untuk memastikan tidak mengkonsumsi narkoba serta obat terlarang lainnya.

"Tidak hanya prajurit yang diperiksa, saya juga ikut dites urine. Hal tersebut merupakan tindakan preventif atau pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Kodim 0403 OKU," katanya.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan program rutin yang telah ditetapkan TNI melalui program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba yang berlaku untuk seluruh personel TNI di Indonesia termasuk di jajarannya.

"Alhamdulillah sejauh ini hasil tes urine hasilnya negatif. Namun itu baru tim Satgas saja. Yang lainnya masih diperiksa dan dikawal ketat oleh provos dan Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD)," kata dia.

Dalam melaksanakan tes urine tersebut, kata dia, pihaknya menggandeng BNN OKU Timur dan rumah sakit TNI guna menguji sampel air seni seluruh anggota Kodim setempat guna memastikan tidak mengkonsumsi atau terlibat dalam peredaran narkoba.

"Penyalahgunaan dan peredaran narkoba saat ini semakin mengkhawatirkan dan sudah menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia, profesi, dan jenis kelamin sehingga harus dicegah," ujarnya.

Dia menegaskan, bagi anggota TNI yang positif menggunakan narkoba akan diberikan sanksi tegas berupa hukuman disiplin hingga pemecatan guna memberikan efek jera.

"Namun akan kita lihat dulu positif karena pemakai narkoba atau pengaruh obat-obatan yang diberikan dokter. Kalau positif pemakai narkoba, maka jelas ada sanksinya," kata Agung.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar