Penanganan longsor Gunung Padang terkendala tanam pohon

id cianjur, gunung padang, bencana alam

Penanganan longsor Gunung Padang terkendala tanam pohon

Juru pelihara dan pihak terkait berusaha melakukan antisipasi meluasnya longsor yang terjadi baguian utara dan barat Situs Meghalit Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat, dengan memasang pasak bambu di bagian bawah tebing (Ahmad Fikri)

Cianjur (ANTARA) - Penanganan permanen longsor yang menimpa bagian timur Cagar Budaya Nasional Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat, terkendala musim kemarau karena penanaman pohon keras untuk mencegah terjadinya longsor belum dapat dilakukan.

Juru Pelihara Gunung Padang, Sujang Jaenudin pada wartawan di Cianjur, Minggu,  mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dari daerah hingga pusat dan BPBD Cianjur, untuk penanganan longsor agar tidak kembali terjadi.

"Sementara masih sebatas penanganan darurat, dengan mamasang pasak bambu di bagian lereng tebing timur yang longsor agar tidak meluas dan kembali terjadi," katanya.

Untuk mengantisipasi longsor susulan perlu dilakukan penanaman pohon keras karena selama ini lereng yang mengalami longsor hanya terdapat rerumputan dan pohon kecil.

"Kalau dilakukan penanaman pohon keras pada musim kemarau pertumbuhannya tidak akan maksimal. Bahkan dikhawatirkan bibit tanaman akan mati karena kekurangan air," katanya.

 Ia mengatakan  kemungkinan penanaman  baru akan dilakukan pada musim hujan atau paling cepat akhir tahun. Hingga saat ini, longsoran belum memberikan dampak serius terhadap kelestarian situs.

"Pergeseran batu di kawasan utama situs terjadi akibat faktor alam, mulai dari hujan dan lainnya. Meskipun ada kekhawatiran dapat memberikan dampak ke area utama situs, terlebih pada musim tertentu," katanya.

Seperti diberitakan tebing bagian timur dan barat Cagar Budaya Gunung Padang mengalami longsoran sepanjang 30 meter dengan ketinggian sekitar 70 meter, meskipun bencana alam tersebut tidak mengancam keberadaan situs utama, namun juru peliharan dan pihak terkait berusaha melakukan antisipasi dengan memasang pasak bambu agar longsor tidak meluas.
 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar