Kapolda Sumsel: dua cara atasi kebakaran hutan

id Kapolda sumsel, kebakaran hutan, cara menanggulangi kebakaran hutan,atasi karhutla

Kapolda Sumsel: dua cara atasi kebakaran hutan

Pejabat Baru Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Firli memberikan hormat saat Serah Terima Jabatan Pejabat Tinggi Polri dan Kapolda, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (25/6/2019). Sebelum dilantik menjadi Kapolda Sumsel, Firli menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK, sementara itu pejabat Kapolda Sumsel sebelumnya, Zulkarnain Adinegara dilantik menjadi Kakorpolairud Baharkam Polri. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc. (ANTARA/RENO ESNIR)

Palembang (ANTARA) - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Firli menegaskan untuk mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau sekarang ini akan mengutamakan dua cara yakni meningkatkan pencegahan dan penegakan hukum. 

"Tindakan pencegahan dan penegakan hukum  secara struktural dan formal menggerakkan semua pihak terkait dan masyarakat lebih diutamakan dalam mengatasi masalah tersebut," kata Irjen Firli seusai acara penyambutan dirinya sebagai kapolda baru di Palembang, Rabu (26/6).

Tindakan pencegahan dilakukan dengan mendorong masyarakat menjaga lingkungan sekitar agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Sedangkan penegakan hukum diperlukan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat, pemilik perusahaan perkebunan atau siapapun yang terbukti dengan sengaja mengakibatkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan bencana kabut asap.

Kebakaran hutan dan lahan pada setiap musim kemarau selalu menjadi permasalahan di Sumsel dan beberapa provinsi lain yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut yang cukup luas.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tidak mungkin bisa dilakukan hanya mengandalkan Satgas Penanggulan Kebakaran Hutan dan Lahan yang siaga setiap memasuki musim kemarau.

Satgas yang beranggotakan unsur TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni dan instansi terkait lainnya memiliki keterbatasan sehingga membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kabut asap.

Degan memaksimalkan penerapan dua cara tersebut, diharapkan pada musim kemarau 2019 ini dapat diminimalkan kebakaran hutan dan lahan serta dicegah terjadinya bencana kabut asap yang bisa mengganggu berbagai aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar