Bank daerah di Sumsel diminta sosialisasikan transaksi nontunai

id sekda,bank daerah, bank sumselbabel, transaksi nontunai, sosialisasi transaksi nontunai, pembayaran nontunai

Sekda Sumsel Nasrun Umar (dok humas Pemprov)

Palembang (ANTARA) - Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Nasrun Umar minta kepada Bank Pembangunan Daerah untuk terus mensosialisasikan transaksi nontunai.

"Saat ini masih banyak instansi dan masyarakat melakukan transaksi secara manual dan bukan pembayaran nontunai ," kata Sekda usai mengikuti sosialisasi nontunai di Palembang, Rabu.

Berdasarkan laporan saat sosialisasi di Yogyakarta beberapa waktu lalu bahwa dalam transaksi bank ternyata masih banyak instansi dan masyarakat tidak melakukan pembayaran dengan sistem nontunai.

Jadi itu menjadi peluang bagi Bank Sumsel-Babel untuk melakukan pendekatan dan dijadikan aset baru bagi Bank Pembangunan Daerah tersebut.

Dalam kesempatan itu Sekda juga minta kepada organisasi perangkat daerah dalam jajarannya dalam melakukan transaksi diutamakan melalui nontunai.

Sekda mengatakan, banyak manfaat menggunakan transaksi non tunai karena sistem itu dapat menghindari terjadinya penyimpangan.

Selain itu juga merupakan bentuk akuntabel pertanggungjawaban keuangan karena tidak bertemu secara langsung dengan nasabah.

Bahkan, lanjut dia, melalui transaksi non tunai juga dapat menjaga tranparansi keuangan dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel terutama saat mentransfer dana ke stakeholder yang mempunyai hak untuk dibayar.

Transaksi nontunai itu dapat dijadikan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan dengan bukti-bukti kuat bila terjadi permasalahan dikemudian hari.

Sebagaimana Bank Sumsel-Babel berkerja sama dengan perwakilan Bank Indonesia (BI) melakukan sosialisasi pembayaran nontunai dalam lingkup Pemerintah Daerah baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah kabupaten dan kota dalam lingkup Bank Sumsel-Babel.




 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar