Senilai Rp4,2 miliar digelontorkan untuk korban banjir Konawe

id banjir sultra

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyambangi lokasi pengungsian korban banjir di Konawe Utara, Sultra, Sabtu (22-6-2019). (Foto: Harianto).

Kendari (ANTARA) - Komisi VIII DPR RI menggelontorkan bantuan senilai Rp4.248.065.850,00 bagi korban bencana banjir di Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, Minggu (23/6).

Bantuan diserahkan saat kunjungan kerja spesifik bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo, Gubernur Sultra Ali Mazi, dan Danrem 143 Haluoleo Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto.

Ketua komisi VIII DPR Ali Taher Parasong bersama anggotanya menyerahkan bantuan untuk Kabupaten Konawe Utara senilai Rp2.069.475.000,00, sedangkan Kabupaten Konawe senilai Rp2.178.590.850,00 diterima .

"Komisi VIII sesuai kapasitas yang dimiliki siap membantu saudara-saudara yang terdampak banjir di Sultra. Komisi VIII DPR adalah mitra BNPB yang antara lain mengurusi warga negara yang terdampak bencana," kata Ali Tahir.

Kepala BNPB Letnan Jendral Doni Monardo mengatakan pemerintah pusat, TNI, Polri, BNPB, BPBD, Basarnas dan semua pihak bahu-membahu membantu korban bencana.

"Hal yang mendesak dilakukan adalah rehabilitasi dan rekonstruksi sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana banjir," kata Doni.

Pasca bencana harus dipastikan anak-anak memperoleh layanan pendidikan, warga korban bencana mendapat pelayanan kesehatan dan logistik cukup.

Gubernur Sultra Ali Mazi mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan semua pihak yang membantu meringankan beban warga Sultra yang menjadi korban bencana.

"Di Sultra akhir-akhir dilanda bencana alam banjir dan bencana sosial. Bencana banjir melanda Kabupaten Konawe Utara, Konawe, Kolaka Timur, dan Konawe Selatan, sedangkan bencana sosial terjadi di Kabupaten Buton," kata Ali Mazi.

Danrems 143 Haluoleo Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto mengatakan bahwa TNI, Polri, BNPB, BPBD, Basarnas, dan sukarelawan bahu-membantu warga yang terdampak bencana.

"TNI tidak akan meninggalkan rakyat dalam ketidakpastian. Prajurit TNI setia setiap saat dibutuhkan untuk kepentingan rakyat," katanya.

Rombongan komisi VIII DPR RI, Kepala BNPB RI Letnan Jenderal Doni Monardo, Gubernur Sultra Ali Mazi, Danrem 143 Haluoleo Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto, dan Dandim 1417 Kendari Letkol Inf. Lutvi Haris Fajar Wijaya dengan menumpang dua helikopter mengunjungi warga korban banjir di tenda pengungsian di Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Konawe.

Kedatangan rombongan Komisi VIII DPR RI dan Kepala BNPB RI diterima Bupati Konawe Utara Ruksamin, sedangkan di Kabupaten Konawe diterima Bupati Kery Saiful Konggoasa dan Wakil Bupati Gusli Topan Sabara.

Bupati Konawe Utara Ruksamin mengatakan bahwa warga korban bencana banjir membutuhkan bantuan perumahan, logistik, alat rumah tangga, serta infrastruktur jalan, jembatan, dan pertanian/perkebunan.
 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar