Sejumlah terduga teroris di Palangka Raya diamakan

id terduga teroris palangka raya,teroris,terduga teroris

Petugas kepolisian berjaga di lokasi penangkapan terduga teroris yang berada di Jalan Pinus Permai III, Kota Palangka Raya, Senin, (10/6/19) malam. (FOTO ANTARA/Adi Wibowo)

Palangka Raya (ANTARA) - Puluhan anggota Polda Kalimantan Tengah dan Polres Palangka Raya, menggerebek dua pintu barak yang berada di Jalan Pinus Permai III Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut Palangka Raya yang diduga dihuni terduga teroris dengan jumlah sekitar lima orang dari dua keluarga.

"Katanya teroris yang diamankan, oleh polisi yang dari tadi siang berdiri di depan rumah saya dan berpura-pura mencari batang kayu karet. Tidak lama kemudian datang polisi berpakaian hitam membawa senjata masuk ke barak di samping rumah saya," kata Yeti (38) warga Jalan Pinus Permai III di Palangka Raya, Senin malam.

Yeti menjelaskan, saat penggerebekan tersebut polisi mengamankan sekitar lima orang terduga teroris. Mereka bersembunyi di dalam barak yang disewa belum genap satu bulan itu.

Kelima terduga teroris yang memiliki sekitar tiga orang anak kecil itu langsung digiring aparat ke mobil dan dibawa menuju Polda Kalteng untuk diamankan.

"Kelimanya diangkut menggunakan mobil polisi, kejadiannya tadi sore. Saya juga bingung dan takut karena mereka itu terduga teroris," jelasnya.
 
Suasana di sekitar lokasi penggerebekan terduga teroris, Palangka Raya, Senin, (10/6/2019) malam. (FOTO ANTARA/Adi Wibowo)
Ditambahkan penjual tahu masak di pasar tradisional itu, selama tinggal di barak tersebut dua keluarga teroris itu jarang sekali keluar rumah. Bahkan aktivitas mereka banyak tidak diketahui tetangganya.

Bahkan beberapa waktu lalu, istri terduga teroris itu pernah membeli tahu ke tempatnya dengan menggunakan penutup wajah. Selanjutnya mereka juga sering mengumpulkan kayu kecil sepanjang telunjuk jari, namun tidak diketahui digunakan untuk apa.

"Ya apa yang diamankan dari rumah terduga teroris itu saya tidak tahu mas," ucapnya.

Warga lainnya, Santo menjelaskan terduga teroris diamankan di barak nomor lima dan enam. Kedua keluarga terduga teroris itu selalu tertutup dengan tetangga.

"Saya terkejut ternyata tetangga di sebelah saya diamankan polisi sebab diduga teroris. Aktivitas mereka tidak ada yang terlalu mencurigakan, kecuali terkesan menutup diri dan pemilih, yaitu hanya bergaul dengan sesama mereka," paparnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, aparat kepolisian juga sudah memberikan garis polisi di kawasan barak tersebut. Kemudian petugas dari Inafis Polda Kalteng dibantu Polres setempat, melakukan identifikasi di dua kamar barak yang dihuni dua keluarga terduga teroris.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan dari pihak kepolisian tentang penangkapan terduga teroris. Kemudian dari pantauan di lapangan, pihak kepolisian tampak menyita beberapa benda dari barak tersebut.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar