Pemkab OKU gelar pasar murah di tujuh titik jelang Lebaran

id Pemkab OKU gelar pasar murah jelang lebaran,ramadhan 1440 H,sambut ramadhan,tradisi ramadhan,bulan puasa,puasa ramadhan

Pemkab OKU gelar pasar murah di tujuh titik jelang Lebaran

Bupati OKU, Kuryana Azis bersama sejumlah instansi terkait sat memantau pasar murah (ANTARA News Sumsel/Edo Purmana)

Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menggelar pasar murah di tujuh titik wilayah setempat yang menjual sejumlah kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang lebaran Idul Fitri tahun 2019.

Kepala Bagaian Ekonomi Setda OKU, Mufti Auda di Baturaja, Kamis mengatakan bahwa menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019 pemerintah daerah setempat menggelar pasar murah yang disebar di tujuh titik kawasan Kota Baturaja guna memenuhi kebutuhan masyarakat untuk membeli bahan pokok dengan harga terjangkau.

"Pasar ini digelar sejak 27 Mei 2019 hingga hari ini," katanya.

Dia mengemukakan, pasar murah ini digelar di tujuh titik kawasan Kota Baturaja meliputi di Pasar Baru, Pasar Atas, Kantor Kecamatan Baturaja Barat dan Baturaja Timur, Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag serta di sekitar lokasi Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan setempat.

"Pasar murah ini sekaligus digelar oleh instansi-instansi tersebut yang dijadikan lokasi pasar," ungkapnya.

Pasar tersebut, kata dia, menjual beberapa jenis kebutuhan pokok seperti beras, tepung terigu, gula dan minyak goreng kemasan serta daging sapi.

Semua harga bahan pokok ini termasuk daging dijual dengan harga murah dari pasaran sehingga terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah.

"Seperti beras seberat 5 Kg dijual seharga Rp44.000. Sedangkan daging hanya dipatok Rp80.000/Kg," kata dia.

Menurut dia, pasar murah ini digelar oleh pemerintah daerah setempat dalam upaya membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok untuk dimasak saat lebaran nanti.

"Masyarakat dapat mengunjungi pasar murah di tujuh titik kawasan tersebut yang dipastikan harganya jauh dibandingkan harga pasaran," ujarnya.
 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar