Gubernur ajak masyarakat bangun rumah tahfidz

id rumah tahfizd,bangun rumah tahfizd,herman deru, guebernur sumsel,tim pkk sumsel,safari ramadahan herman deru,pengajian, alquran

Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Herman Deru saat safari Ramadhan di Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara Muratara, Sabtu (25/5) (ANTARA News Sumsel/Rahmat Aizullah/I016/19))

Muratara, Sumsel (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengajak para bupati dan wali kota serta seluruh lapisan masyarakat untuk menggalakkan pembangunan rumah tahfidz di setiap desa dan kelurahan.

"Sesuai dengan program Pemprov Sumsel, satu desa satu rumah tahfidz, satu kelurahan satu rumah tahfidz," kata Herman Deru saat safari Ramadhan di Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu (25/5).

Dalam berbagai kesempatan kunjungan kerja ke daerah-daerah katanya, ia selalu mengingatkan kepada bupati dan wali kota di Sumsel untuk menyamakan visi dalam menunjukkan kecintaan terhadap Alquran dengan membangun rumah-rumah tahfidz di setiap desa dan kelurahan.

Ia bersyukur jumlah rumah tahfidz di Sumsel hingga kini terus bertambah, bahkan jumlahnya hampir mendekati jumlah desa dan kelurahan di Sumsel kendati belum merata sesuai dengan apa yang ditargetkan.

"Jumlah desa dan kelurahan se Sumsel ini lebih kurang ada 3.500, ternyata rumah tahfidz yang ada sudah hampir mencukupi jumlah itu, walaupun belum bisa disebut rata, karena masih ada desa kelurahan yang belum memiliki rumah tahfidz, namun ada dalam satu desa rumah tahfidznya mencapai tiga sampai empat rumah tahfidz," ujarnya.

Ia menyarankan bupati dan walikota di Sumsel agar mengintegrasikan antara TK, PAUD, TPA, dan TPQ dengan rumah tahfidz, sehingga target satu desa satu rumah tahfidz di Sumsel dapat segera terwujud.

Pihaknya juga meminta tim penggerak PKK Sumsel mengajak seluruh tim penggerak PKK kabupaten/kota hingga jajaran yang paling bawah untuk bersama-sama peduli terhadap buta aksara Alquran khususnya di Sumsel.

"Buta aksara Alquran menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua untuk segera ditiadakan di Sumsel ini dengan cara memberikan pelajaran Alquran kepada anak-anak sejak kecil," katanya.

Pada safari Ramadhan di Kabupaten Muratara tersebut Gubernur Herman Deru bersama Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, didampingi Bupati Muratara Syarif Hidayat dan Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Muratara Lia Mustika Syarif.




 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar