Penjualan kopiah di Baturaja sepi pembeli

id pedagang kopiah,penjual kopiah,pembeli kopiah sepi,pedagang kopiah baturaja

Ilustrasi - Pedagang kopiah (ANTARA FOTO/Rahmad)

Baturaja (ANTARA) - Penjualan Kopiah di sejumlah toko maupun pedagang musiman di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada Ramdhan 2019 relatif sepi pembeli dibandingan tahun sebelumnya.

"Sekarang sepi sekali masyarakat yang beli kopiah," kata salah seorang pemilik toko penjual perlengkapan muslim di Pasar Baru, Ogan Komering Ulu (OKU), Shakila di Baturaja, Minggu.

Menurut dia, penjualan kopiah yang biasa digunakan masyarakat untuk shalat ataupun ibadah lainnya tersebut saat ini menurun drastis dibandingkan Ramadhan tahun sebelumnya.

"Penjualan kopiah selama Ramadhan tahun ini paling laku satu buah kopiah terjual setiap harinya. Bahkan, pernah tidak laku sama sekali," katanya.

Sedangkan, kata dia, momen Ramadhan tahun sebelumnya kopiah yang dijual dengan harga bervariasi antara Rp10.000 hingga Rp50.000 tersebut dapat terjual sebanyak 7-8 buah/hari.

"Hal tersebut sudah pasti berdampak pada omset penjualan yang menurun drastis karena selain kopiah penjualan perlengkapan muslim lainnya seperti baju gamis dan jilbab juga sepi pembeli," ujar dia.

Hal senada diungkapkan Rudi pedagang kopiah musiman lainnya di kawasan Pasar Baru secara terpisah mengaku pada Ramadhan sebelumnya kopiah berbagai motif mulai dari Kopiah Arab, Melayu, polos dan jaring yang dipasok dari Kota Palembang tersebut dapat terjual sebanyak 24 buah/hari selama bulan puasa.

"Namun dibulan Ramadhan tahun ini kopiah yang saya jual paling laku tiga buah/hari," ungkapnya seraya menambahkan sepinya pembeli tersebut diduga karena masyarakat masih menggunakan kopiah yang lama," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar