BPN sampaikan gugatan sengketa pilpres ke MK

id gugatan pilpres,Tim bpn,bpn prabowo-sandi,pilpres 2019,mahkamah konstitusi

Penanggung Jawab Tim Kuasa Hukum BPN, Hashim Djojohadikusumo, bersama Ketua Tim Kuasa Hukum BPN, Bambang Widjojanto, tiba di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, pukul 22.36 WIB Jumat malam (24/5/2019). Mereka menyerahkan berkas gugatan Pilpres 2019. (ANTARA/Arindra Meodia)

Jakarta (ANTARA) - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, telah tiba di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat malam.

Mereka tiba pada pukul 22.35 WIB bersama tim hukum yang dipimpin Bambang Widjojanto.

Namun Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tidak hadir dalam pemberian gugatan sengketa pemilu presiden 2019 ini.

BPN mengajukan gugatan sengketa Pemilu 2019 terkait hasil Pemilu Presiden yang ditetapkan KPU.

Menurut juru bicara BPN, Andre Rosiadi, yang datang lebih dahulu dari tim hukumnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ingin memberantas korupsi politik.

"BPN ingin menghindari korupsi politik, seperti praktik bagi-bagi amplop," kata dia, sambil berangsur meninggalkan awak media.

Sebelumnya, Direktur Komunikasi dan Media BPN, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan akan hadir mengajukan gugatan hasil pemilu presiden ke MK sekitar pukul 20.30 WIB hingga 22.00 WIB namun terjadi keterlambatan hingga pukul 22.35 WIB.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar