Sumsel targetkan penerimaan zakat Rp4,8 miliar

id zakat fitrah,target zakat,target baznas,Baznas Sumsel

Arsip - Petugas menerima pembayaran zakat fitrah di Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/6). ANTARA JABAR/Raisan Al Farisi/agr/18

....Target tersebut diharapkan sebagian besar bisa dipenuhi pada momentum Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah ini....
Palembang (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Selatan pada 2019 ini menargetkan penerimaan zakat dari masyarakat muslim di 17 kabupaten dan kota dalam wilayah provinsi setempat sekitar Rp4,8 miliar.

"Target tersebut diharapkan sebagian besar bisa dipenuhi pada momentum Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah ini," kata Ketua Baznas Sumsel, Najib Haitami di Palembang, Kamis.

Target tersebut optimistis bisa dicapai karena pada tahun lalu penerimaan zakat bisa dicapai sekitar Rp4 miliar.

Untuk mencapai target tersebut pihaknya berupaya menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat agar menyalurkan zakatnya kepada lembaga resmi seperti Baznas.

Selain itu pihaknya juga berupaya menyosialisasikan pengelolaan zakat kepada pengurus masjid untuk mendorong mereka lebih baik dalam pengelolaan zakat.

Penerimaan dan pengelolaan zakat dari ummat muslim yang memiliki kemampuan secara ekonomi perlu terus ditingkatkan sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik dan disalurkan kepada orang yang tepat atau berhak menerimanya.

Untuk mengelola zakat dengan baik, pengurus masjid diharapkan bisa menyusun data siapa saja mustahik atau orang yang berhak menerima zakat dan yang berpotensi membayar zakat (muzakki).

Dengan adanya data tersebut, potensi penerimaan zakat setiap tahunnya dapat ditingkatkan dan penyalurannya bisa semakin luas.

Dia menjelaskan, zakat tidak hanya sekedar ibadah yang wajib dikerjakan oleh ummat muslim yang memiliki kemampuan ekonomi, tetapi ada manfaat yang terkandung di dalamnya.

Beberapa manfaat zakat yakni menambah ketaatan kepada Allah SWT, membuat manusia tumbuh berkembang, bertambah kemaslahatan dan berkah harta yang dimiliki, bertambah pahala, serta banyak dosa-dosa yang diampuni.

Menghilangkan kotoran sesuai surat At-Taubah yang artinya "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka", dan sabda Nabi Muhammad SAW "Sesungguhnya zakat ini hanyalah kotoran manusia".

Kemudian, dengan berzakat membantu orang yang kesusahan seperti orang fakir atau orang yang sangat sengsara hidupnya, orang miskin atau yang kekurangan secara ekonomi.

Membantu orang yang kehabisan bekal, dan juga bisa membantu orang yang tidak bisa membayar hutang, serta membantu orang yang berjuang untuk agama Allah, ujar Najib.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar