Peternak di OKU Timur diimbau waspadai penyakit cacar ikan

id disnakan oku timur,penyakit ikan,cacar ikan,petambak ikan,kolam ikan,keramba ikan

Dokumen - Nelayan menangkap ikan menggunakan jaring angkat tradisional di Danau Sipin, Telanaipura, Jambi, Kamis (28/3/2019). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/foc.

Baturaja (ANTARA) - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan mengimbau para peternak ikan di wilayah setempat agar waspada terhadap penyakit cacar ikan yang dapat menyerang hewan ternak tersebut saat musim penghujan.

"Mengingat intensitas curah hujan akhir-akhir ini meningkat sehingga kami mengimbau para peternak ikan untuk mewaspadai serangan penyakit cacar pada ikan," kata Kepala Disnakan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Tubagus Sunarseno melalui Kabid Kesehatan Hewan, Muhammad Irsadi di Martapura, Rabu.

Dia menjelaskan, gejala yang timbul akibat penyakit ini terutama pada ikan mas yaitu timbulnya bercak-bercak putih susu pada kulit ikan hingga membentuk lapisan lebar seperti panu.

"Lama-kelamaan jika tidak diobati seluruh tubuh ikan tertutupi bercak seperti penyakit panu tersebut," katanya.

Untuk pengobatan penyakit cacar ikan ini, kata dia, yaitu menggunakan larutan senyawa arycil dengan cara disuntikkan pada perut ikan yang sakit.

"Penyuntikan pertama dengan dosis satu meliliter larutan, satu persen arsenic dalam senyawa arycil, lalu dilanjutkan tiga kali penyuntikan dengan larutan lima persen," jelasnya.

Sedangkan untuk pencegahan atas penyakit ini para peternak harus menjaga kebersihan kolam dan kualitas air serta memilih benih yang ditebar yang memiliki daya tahan tinggi.

"Selain itu juga disertai pemberian imunisasi pada ikan sebagai pencegahannya," katanya.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar