Bea Cukai terapkan e-CD bagi penumpang di Bandara SMB II

id Bea cukai ,Bea cukai palembang,Electronic Customs Declaration(e-CD) ,E-cD,Bandara SMB II,Sultan mahmud badaruddin,Pener

Tampilan layar beranda Electronic Customs Declaration (e-CD) untuk Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Rabu (15/5) (Antara News Sumsel/Aziz Munajar/19)

....Yang terpenting dari penerapannya harus diperhatikan kejujuran dan kebenaran pengisian lembar Customs Declaration (CD), agar petugas mempunyai gambaran awal penanganan terhadap penumpang....
Palembang (ANTARA) - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mulai menerapkan pengisian data elektronik atau Electronic Customs Declaration (e-CD) bagi penumpang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Kepala Kantor Wilayah DJBC wilayah Sumatera Bagian Timur M. Agus Rofiudin di Palembang, Rabu mengatakan e-CD diterapkan guna memberikan kemudahan masyarakat yang hendak ke Indonesia dengan membawa barang bawaan dari luar negeri.

“Aplikasi e-CD membuat waktu pemeriksaan barang menjadi lebih cepat karena tidak perlu penyampaian secara manual," ujar M. Agus Rofiudin saat sosialisasi di Bandara SMB II.

Menurut dia, Customs Declaration (CD) merupakan dokumen Bea Cukai yang diberikan kepada penumpang pesawat kedatangan luar negeri sesaat sebelum mendarat atau diperoleh ketika penumpang berada di terminal kedatangan luar negeri.

Lembar CD, kata dia, menggambarkan barang bawaan yang dibawa oleh penumpang ketika akan memasuki wilayah Indonesia, penerapan aplikasi e-CD sejalan dengan misi WCO yakni Smart Customs for Seamless Trade, Travel, and Transport karena semua pendataan melalui aplikasi.

"Yang terpenting dari penerapannya harus diperhatikan kejujuran dan kebenaran pengisian lembar Customs Declaration (CD), agar petugas mempunyai gambaran awal penanganan terhadap penumpang, sehingga proses pemeriksaan menjadi lebih cepat," katanya menjelaskan.

Jika data diisi sembarangan, maka akan menyulitkan penumpang dan proses pemeriksaan, seperti penumpang membawa lebih dari satu liter minuman keras yang diletakkan ke dalam koper dengan ditumpuk barang lain dan tidak dilaporkan dalam lembar CD, ketika diperiksa petugas perlu membuka koper untuk mengeluarkan barang tersebut.

"Akhirnya proses pemeriksaan malah jadi lama, maka kami ingatkan agar penumpang jujur," lanjut M. Agus.

Penggunaan aplikasi e-CD saat ini baru menyasar empat Bandara Internasional, yakni bandara SMB II Palembang, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Untuk menggunakan layanan e-CD, penumpang terlebih dahulu mengunduh aplikasi e-CD Bea Cukai via playstore atau appstore, kemudian penumpang memilih bandara tujuan dan mendaftarkan diri dengan memasukkan nomor paspor.

Di dalam aplikasi sudah tersedia tombol-tombol pilihan, termasuk petunjuk penggunaan aplikasi jika baru pertama kali menggunakan.

Sementara General Manager Angkasa Pura II, Fahroji, mendukung penerapan e-CD di Bandara SMB II Palembang sebagai langkah pengamanan barang-barang yang di bawa penumpang.

"Untuk Bandara SMB II ada tiga sampai empat penerbangan internasional setiap hari dari Singapore dan Kuala Lumpur, jumlah penumpangnya rata-rata 400 orang, memang masih sedikit tapi tetap perlu e-CD," tambah Fahroji.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar