Situng KPU masukkan data suara TPS 70,529 persen

id Pemilu 2019,Situng KPU,Input data suara,Suara tps, KPU

Situng KPU masukkan data suara TPS  70,529 persen

Hasil Situng KPU pukul 22:45:03 WIB (Antaranews/KPU)

Jakarta (ANTARA) - Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum (Situng KPU) pada Selasa pukul 22.45 WIB telah memasukkan data dari 573.649 tempat pemungutan suara,  total ada 813.350 TPS di seluruh Indonesia dan luar negeri, atau sebanyak 70,529 persen.

Dari laman https://pemilu2019.kpu.go.id yang dipantau ANTARA memperlihatkan, dari jumlah input data yang telah mencapai 70,529 persen tersebut, pasangan capres-cawapres 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, memperoleh 56,26 persen atau 60.803.616 suara.

Sementara, pasangan capres-cawapres 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, mendapat 43,74 persen atau 47.265.500 suara.

Dalam sebaran di tingkat provinsi, beberapa provinsi sudah hampir menyelesaikan input data C1, misalnya Provinsi Bengkulu sudah 100 persen, Gorontalo 99,8 persen, Bali 99,0 persen, Sulawesi Barat 98,2 persen, Sulawesi Tenggara 98,2 persen, dan Kepulauan Bangsa Belitung 98,0 persen.

Ada dua provinsi yang tingkat penyelesaian input C1 masih minimal, yakni Papua meng-input data C1 sebesar 7,4 persen dan Papua Barat 20,3 persen.

Dalam disclaimer Situng, KPU menyatakan bahwa data entri yang ditampilkan pada menu hitung suara adalah data yang disalin apa adanya/sesuai dengan angka yang tertulis pada salinan Formulir C1 yang diterima KPU kabupaten/kota dari KPPS.

Apabila terdapat kekeliruan pengisian data pada Formulir C1, dapat dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Apabila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dan salinan Formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di salinan Formulir C1.

Data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.







 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar