Harga minyak goreng kemasan jelang Ramadhan di bawah HET

id minyak goreng, bulog, kemendag, HET, berita sumut terkini, berita sumut hari ibi

Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono bersama Gubernur Sumut H Edy Rahmayadi meninjau harga di pasar (Antara/Evalisa Siregar)

Medan (ANTARA) - Harga minyak goreng kemasan sederhana di pasar tradisional dan modern Sumut di bawah harga eceran tertinggi atau HET .



Pengamatan di pasar tradisional dan modern di Medan, Senin, harga minyak goreng kemasan seperti merek Fortune dijual paling mahal Rp10.900 per liter.



Harga itu di bawah HET yang sebesar Rp11.000 per kg.



"Harga bahan pokok yang kami jual seperti gula dan minyak goreng memang mengikuti ketentuan pemerintah.Ada instruksi harga harus di bawah HET," ujar pramuniaga di Sun Supermarket Kampung Baru, Medan, Wati.



Harga gula misalnya dijual seharga Rp12.000 dari HET Rp12.500 per kg.



Kepala Perum Bulog Sumut, Basirun mengatakan, stok bahan pokok di Sumut aman untuk beberapa bulan kebutuhan.



"Sudah ada juga kesepakatan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) untuk menjaga dan mengatasi kenaikan harga bahan pokok menjelang dan di saat Ramadhan," ujar Basirun.



Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono mengatakan, hasil pantauan, hampir semua provinsi , harga bahan pokoknya cukup terjaga sehingga menenangkan pemerintah.



"Saat ini, hanya bawang putih yang harganya melonjak dan sudah diatasi pemerintah dengan membuka impor," katanya.

Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar