Gubernur minta pemkab promosikan pakaian khas daerah

id promosi,pakaian khas daerah,promosi khas daerah,gubernur sumsel,herman deru

Dokumen - Peserta Siswa Mengenal Nusantara berswafoto dengan mengenakan pakaian adat khas Palembang di Rumah Limas Palembang,Sumsel, Sabtu (18/8). (ANTARA News Sumsel/Feny Selly/Ang/18)

Palembang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta pemerintah kabupaten mempromosikan pakaian khas daerah dan potensi lainnya melalui pameran pembangunan.

"Pameran pembangunan sudah semestinya menjadi ajang daerah mempromosikan segala potensi yang ada termasuk pakaian khas," kata Herman Deru usai membuka pameran pembangunan dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-6 Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir di Penungkal Abab Lematang Ilir, Senin.

Oleh karena itu Herman meminta semua warga supaya tidak sungkan bereksplorasi mengkreasikan aneka produk keunggulan baik itu kain tradisional maupun kuliner khas daerah.

Menurut dia, meskipun kabupaten ini baru berdiri tetapi harus kreatif., begitu juga dalam menyelenggarakan pameran pembangunan harus memiliki inisiatif untuk melakukan inovasi.

"Kalau pameran artinya kita menyajikan yang terbaik.Ini seperti etalase kita. Di sinilah cermin kabupaten nanti," ujar dia.

Pameran pembangunan merupakan kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah termasuk pakaian dan kuliner khas kabupaten.Hal ini karena terkadang masyarakat sering meniru punya orang lain dan tidak bangga dengan kekayaan sendiri.

Memang, lanjut dia, boleh saja mengetahui budaya orang lain atau mempelajari akan tetapi lebih baik kalau mengajak orang lain supaya suka dengan apa yang dimiliki.

"Dari awal saya sudah lihat kabupaten ini kreatif, buktinya saat Paripurna tadi memakai baju adat yang bagus. Dan mereka kembali memperkenalkan kain batiknya," katanya.

Sementara Bupati Penungkal Abab Lematang Ilir Heri Amalindo mengatakan selain menyemarakkan HUT ke-6 Kabupaten yang dipimpinnya pihaknya juga melaksanakan pameran.

Pameran itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat sekaligus menyosialisasikan program serta hasil pembangunan saat ini baik dari pemerintah, swasta dan UMKM.

 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar