PSSI pastikan Piala Indonesia rutin setiap tahun

id pssi ,piala indonesia,ratu tisha

PSSI pastikan Piala Indonesia rutin setiap tahun

Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria (kiri) mengambil nama klub dalam pengundian babak delapan besar Piala Indonesia 2018-2019 di Jakarta, Senin (15/4/2019).  (Michael Siahaan)

Jakarta (ANTARA) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan turnamen Piala Indonesia akan bergulir rutin setiap tahun sebagai salah satu kompetisi resmi di Tanah Air.

"Piala Indonesia juga sudah terdaftar di AFC sebagai salah satu kategori kompetisi PSSI. Artinya setiap tahun dipastikan bergulir," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria di Jakarta, Senin.

Ratu Tisha menegaskan, Piala Indonesia sudah menjadi program tetap PSSI dan bagian dari kewajiban berdasarkan statuta.

Statuta, lanjut dia, menugaskan PSSI untuk menunaikan tiga kewajiban pokok yaitu melakukan pembinaan serta pengembangan seluruh lini sepak bola, menjalankan kompetisi dan mengelola tim nasional.

"Jadi tidak bisa kita berkata, misalnya, tidak menggelar Piala Indonesia karena tidak ada sponsor. Turnamen ini sudah menjadi tanggung jawab PSSI. Dalam keadaan terbatas sekali pun, PSSI harus bisa menggelarnya," kata Ratu Tisha.

Piala Indonesia sendiri sudah bergulir mulai tahun 2005. Sempat hampa kegiatan sejak tahun 2012, turnamen yang diikuti klub-klub dari seluruh tingkatan liga di Indonesia ini bangkit kembali pada tahun 2018.

Piala Indonesia edisi terbaru itu dibuka pada 8 Mei 2018 dan akan berakhir pada 7 Juli 2019. Tim juara kompetisi ini akan mewakili Indonesia di Piala AFC 2020.

Piala Indonesia musim 2018-2019 sudah memasuki babak delapan besar, yang berlangsung di rentang tanggal 23 April sampai 3 Mei 2019. Pengundian laga untuk fase ini dilakukan di Jakarta, Senin (15/4).

PSSI pun sudah menyiapkan Piala Indonesia untuk musim 2019-2020.

"Rencananya, untuk musim 2019-2020 akan dimulai bulan September atau Oktober 2019 sampai tahun 2020," tutur Ratu Tisha.
 
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar