Emilia Nova butuh lawan sepadan setelah ikuti kejuaraan di Malaysia

id emilia nova, atletik, lari gawang, sea games 2019

Atlet Atletik, Emilia Nova berpose usai menerima Surat Keputusan (SK) CPNS di Auditorium Kementeriaan Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Selasa (2/4/2019). (Antara/Shofi Ayudiana/19)

Jakarta (ANTARA) - Atlet lari gawang Indonesia, Emilia Nova mulai membutuhkan lawan yang sepadan setelah pada kejuaraan di Malaysia, Minggu (31/3) kurang mendapatkan tekanan dari lawan sehingga peraih perak Asian Games 2018 dengan mudah meraih medali emas.

"Kemarin pesaingnya enggak ada yang bagus, tetapi teknik kemarin udah bagus. Pelatih juga senang," kata Emilia Nova ketika ditemui di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Selasa.

Setelah turun di kejuaraan Malaysia, Emilia Nova sudah dihadapkan dengan banyak kejuaraan mulai dari Kejuaraan Asia di Doha, Qatar, akhir April hingga target utama tahun ini yaitu SEA Games 2019 di Filipina.

"Sekarang kita fokus ke kejuaraan Doha yang waktunya tinggal tiga minggu lagi. Dengan teknik yang sudah bagus di Malaysia kemarin dan kecepatan yang ditingkatkan harapannya bisa lebih baik daripada Asian Games," kata atlet yang akrab disapa Emil ini.

Pada kejuaraan di Malaysia, Emil berhasil merebut medali emas dengan catatan waktu 13.59 detik. Medali perak diraih atlet asal Korea Na Hee Ryudengan catatan waktu 14.25 detik dan perunggu direbut atlet asal Malaysia, Raja Nursheena pelari dengan catatan waktu 14.31 detik.

Catatan waktu yang dibukukan Emil di Malaysia ternyata belum mendekati catatan waktu terbaiknya saat di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang yaitu 13,33 detik.

Sementara itu, pelatih lari gawang Fitri Haryadi mengatakan kejuaraan di Malaysia merupakan ajang untuk melihat perkembangan atlet termasuk Emilia Nova karena sebelumnya menjalani latihan selama tiga pekan. Evaluasi juga sudah dilakukan.


"Untuk evaluasinya paling dari segi speed, begitu juga dengan kecepatan antar gawangnya harus ditingkatkan. Untuk teknik sudah hampir sempurna, " kata Fitri saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut Fitri mengungkapkan lawan Emil di kejuaraan Malaysia terlalu jauh dan tidak sebanding untuk ukuran kejuaraan terbuka. Ia mengaku lebih menyukai jika anak asuhnya itu berlari dengan pelari yang jauh lebih bagus darinya.
 
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar