Nagari Simawang Tanah Datar Diguyur Hujan Es

id hujan es, padang hujan,padang hujan es,Nagari Simawang es,fenomena alam,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari

Warga Simawang, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar mengabadikan butiran es saat hujan es mengguyur wilayah itu, Rabu (13/3) malam. (Ist)

Batusangkar, Sumbar (ANTARA) - Nagari Simawang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat diguyur hujan es pada Rabu (13/3) sekitar pukul 19.45 WIB, sehingga membuat warga setempat gempar dan mengabadikan peristiwa tersebut.

Salah seorang tokoh masyarakat Nagari Simawang M. Nur Idris, saat dihubungi dari Batusangkar mengatakan hujan es tersebut berlangsung selama 10 sampai dengan 15 menit. Hujan terjadi saat warga tengah menunaikan Shalat Isya.

"Karena suara hujan begitu keras dari biasanya warga pun melihat keluar rumah, dan ternyata hujan es, warga kemudian berbondong-bondong mengabadikan peristiwa alam tersebut dengan gawai miliknya," katanya pula.

Ia mengatakan meski hujan es tersebut cukup lebat dan berlangsung dalam tempo lama, namun tidak ada laporan atas kerusakan yang diakibatkan oleh fenomena hujan tersebut.

"Saya mengingatkan agar warga tetap waspada, karena Nagari Simawang termasuk di lokasi rawan bencana," katanya pula.

Firman Malin (40), Wali Jorong Darek mengatakan hujan es tersebut terjadi di lima jorong di Nagari Simawang, yaitu di Jorong Darek, Jorong Piliang Bendang, Jorong Batu limbak, Koto Gadang, dan Pincuran Gadang.

Ia mengatakan hujan es tersebut berlangsung sekitar 15 menit. Peristiwa langka tersebut bukan pertama kali terjadi di Simawang. Ia mengaku kejadian serupa telah terjadi beberapa kali di daerah itu.

“Dahulu pada tahun 80-an pernah terjadi, kemudian tiga tahun yang lalu juga terjadi, dan pada tahun kemarin juga terjadi hujan es di Simawang," ujarnya lagi.

Ia mengatakan meski hujan es tersebut terdengar cukup keras, namun tidak ada kerusakan yang terjadi. Ia menghimbau warga setempat agar selalu berhati-hati mengingat kondisi cuaca di Simawang tengah berubah.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar