35 Panitia Pemilihan Kecamatan Muratara ikuti bimbingan teknis

id kpu,pilpres,pileg

Ketua KPUD Muratara Agus Mariyanto didampingi seluruh anggota saat membuka Bimbingan Teknis PPK Pemilu 2019 di Lubukinggau, Rabu. (Antara News Sumsel/Jamin Fauzy/19)

Pesan kami, jangan sampai ada kesalahan dalam pengisian data perolehan suara. Oleh karena itu, PPK harus terus mendampingi dan mengawasi betul KPPS
Lubuklinggau (ANTARA) -
Sebanyak 35 ketua dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan mengikuti bimbingan teknis pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi Pemilu tahun 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Musi Rawas Utara di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, 12-13 Maret 2019.
 
Kegiatan ini dibuka Ketua KPUD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Agus Mariyanto didampingi seluruh anggota, yang juga dihadiri Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu KPU Provinsi Sumsel Hendri Daya Putra.
 
Agus mengatakan kegiatan ini bertujuan menambah wawasan dan profesionalisme Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang ada di tujuh kecamatan Kabupaten Muratara.
Bimbingan Teknis PPK Pemilu 2019 di Lubukinggau, Rabu. (Antara News Sumsel/Jamin Fauzy/19)
Ia mengatakan rekapitulasi perolehan suara akan berlangsung di tingkat PPK atau tidak lagi di PPS sehingga PPK menjadi ujung tombak pengawasan kinerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif, 17 April mendatang.

PPK diharapkan cermat dalam mengawasi KPPS yang mencatat dan menghitung hasil perolehan suara.
 
"Pesan kami, jangan sampai ada kesalahan dalam pengisian data perolehan suara. Oleh karena itu, PPK harus terus mendampingi dan mengawasi betul KPPS," kata dia.
 
Ia mengingatkan demi terlaksananya pemilu yang adil dan jujur, PPK diminta menjunjung tinggi profesionalisme meski ada yang berhubungan keluarga dengan calon legislatif.

"Jangan terjebak pada kepentingan sesaat, bekerja secara profesional saja, selain itu jangan lupa berkomunikasi aktif dengan Panitia Pengawas Kecamatan. Yang tidak kalah penting, jaga kekompakan, jangan ada yang tidak sejalan," kata dia.(ADV)
Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar