Perhelatan MTQ ke V tingkat Kabupaten Muratara

id Bupati muratara,Muratara,Mtq

Perhelatan MTQ ke V tingkat Kabupaten Muratara

Penyerahan piala bergilir juara umum dari Bupati Muratara, Syarif Hidayat kepada Pj Sekda Muratara, Zainal Arifin untuk diperebutkan kafilah dari seluruh kecamatan pada perhelatan MTQ ke V tingkat Kabupaten Muratara tahun 2019 di Kelurahan Karya Makmur, Senin (4/2/2019). (ANTARA News Sumsel/Rahmat Aizullah/EM/19)

Musi Rawas Utara (ANTARA News Sumsel) - Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an ke V tingkat Kabupaten Musi Rawas Utara tahun 2019 resmi digelar di Kelurahan Karya Makmur, Kecamatan Nibung, Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.

"Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ini dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 4 hingga 8 Februari 2019," kata Ketua panitia pelaksana MTQ ke V tahun 2019, Hoiruddin di Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (4/2).

Acara tersebut katanya dibuka secara langsung oleh Bupati Muratara, Syarif Hidayat, ditandai dengan pemukulan bedug dan pelepasan balon, dilanjutkan dengan pengibaran bendera MTQ dan pengukuhan dewan hakim.
 
Bupati Muratara, Syarif Hidayat mengukuhkan dewan hakim yang akan menilai pada perlombaan MTQ ke V tingkat Kabupaten Muratara tahun 2019 di Kelurahan Karya Makmur, Senin (4/2/2019). (ANTARA News Sumsel/Rahmat Aizullah/EM/19)

Hoiruddin menyampaikan, MTQ ke V tingkat Kabupaten Muratara tahun 2019 diikuti sebanyak 334 peserta, dengan rincian kecamatan Nibung sebanyak 54 orang, kecamatan Karang Jaya sebanyak 29 orang, kecamatan Rawas Ulu sebanyak 47 orang, kecamatan Rupit sebanyak 54 orang, kecamatan Karang Dapo sebanyak 49 orang, kecamatan Ulu Rawas sebanyak 47 orang, dan kecamatan Rawas Ilir sebanyak 54 orang.

Lanjutnya, adapun cabang MTQ yang diperlombakan para peserta utusan dari masing-masing kecamatan tersebut yakni cabang Tilawatil Al-Qur'an, Hifzil Al-Qur'an, Tafsir Al-Qur'an, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Makalah Al-Qur'an, dan Khot Al-Qur'an.

Bupati Muratara, Syarif Hidayat dalam sambutannya menyampaikan, Al-Qur'an merupakan kitab suci yang syarat dengan inspirasi dan motivasi agar umat manusia bisa memperluas wawasan, memperdalam ilmu pengetahuan, menyempurnakan akhlak, serta menciptakan generasl-generasi muda rabbani nan qur’ani yang handal dan berakhlakul karimah.

"Salah satu upaya yang harus kita lakukan sebagai umat Islam untuk menjadikan Al-Qur'an berfungsi demikian adalah dengan melaksanakan MTQ seperti ini, karena melalui MTQ, selain bertujuan untuk mensyi'arkan agama Islam, juga menyampaikan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya," kata dia.

Syarif Hidayat menghimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Muratara agar benar-benar menjadikan Al-Qur'an sebagai penyaring berbagai dampak negatif dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak selaras dengan kandungan Al-Qur'an.

"Mari kita jadikan MTQ ke V ini sebagai pondasi untuk menjadikan masyarakat terutama generasi muda agar senantiasa melakukan perubahan ke arah kebaikan serta mewujudkan cita-cita sebagai generasi muda penerus daerah dan bangsa yang qur'ani," ujarnya. 

Selain itu, Syarif Hidayat mengharapkan kepada dewan hakim yang sudah diberikan kepercayaan untuk menilai perlombaan MTQ tersebut agar memberikan penilaian dengan jujur, objektif dan bertanggung jawab.

"Semoga dengan penilaian yang diberikan akan melahirkan qori dan qori'ah, hafidz dan hafidzah, murattil dan murattilah serta para juara di cabangnya masing-masing untuk mewakili Kabupaten Muratara di tingkat provinsi bahkan nasional," katanya.
 
Bupati Muratara, Syarif Hidayat bersama Pj Sekda Muratara, Zainal Arifin memukul bedug tanda dibukanya perhelatan MTQ ke V tingkat Kabupaten Muratara tahun 2019 di Kelurahan Karya Makmur, Senin (4/2/2019). (ANTARA News Sumsel/Rahmat Aizullah/EM/19)

Sementara itu, Sekretaris LPTQ Provinsi Sumsel, Sulaiman M Nur mengatakan, sebagai ajang untuk meningkatkan pemahaman dan penghayatan terhadap isi kandungan Al-Qur'an, pihaknya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penyelenggaraan MTQ ke V tingkat Kabupaten Muratara tersebut.

"Kegiatan ini juga sebagai momentum kebangkitan untuk generasi muda dan menjadikan umat Islami sebagai masyarakat yang qur’ani, serta dapat semakin memperteguh keimanan kita kepada Allah SWT," ujarnya.

Apalagi kata Sulaiman, pada April 2019 nanti Kabupaten Muratara yang baru berusia lima tahun sudah dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) tingkat Provinsi Sumsel ke XXV (dua puluh lima).

"Untuk itu, mudah-mudahan kegiatan ini berjalan sukses, kemudian juga mari kita bersama-sama bersinergi untuk menyukseskan kegiatan STQ ke 25 tingkat Provinsi Sumsel di Kabupaten Muratara pada April mendatang," katanya.

Untuk diketahui, hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Sumsel, Sulaiman M Nur, Pj Sekretaris Daerah Muratara, Zainal Arifin, Ketua Tim Penggerak PKK Muratara, Lia Mustika Syarif, Ketua LPTQ Muratara, Habibullah Lubis, Kepala Kantor Kemenag Muratara, Ikhsan Baijuri beserta kepala kantor Kemenag dari daerah tetangga, jajaran FKPD, para Kepala OPD dan ASN di lingkup pemkab Muratara, para camat, kepala desa, kepala KUA, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, toko pemuda, dan segenap tamu undangan.

 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar