Pedagang minta gubernur pecat pengelola JSC

id jsc,jakabaring sport city,pedagang jsc,omset pedagang,disperindag

200 massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pedagang Jakabaring Sport City (FKJSC) mendatangi Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (16/1). (ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/Erwin Matondang/18)

....Kami  minta penyelesaian dari pak gubernur, karena kami sudah sering audiensi dengan pengelola PT JSC mengenai beberapa permasalahan tapi realisasinya berbeda dengan kesepakatan, kalau tidak ada kami akan mengadu ke DPRD atau aksi yang lebih besa
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pedagang di Komplek Jakabaring Sport City menggeruduk kantor Gubernur Sumatera Selatan menuntut pengelola komplek olahraga tersebut dipecat karena dianggap tidak memperhatikan nasib pedagang. 

Pantauan Antara News Sumsel sekitar 200 massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pedagang Jakabaring Sport City (FKJSC) mendatangi Kantor Gubernur Sumsel sekitar pukul 10.00 WIB, sebelumnya massa juga menggeruduk kantor pengelola PT JSC pukul 08.00 WIB. 

"Kami aksi damai  hari ini di kantor gubernur menyuarakan  beberapa tuntutan, mulai dari permasalahan parkir otomatis yang dikeluhkan pedagang, adanya mobil waralaba, dan pelanggaran beberapa pihak yang didiamkan pengelola," kata pembina FKJSC Syaiful Toni, Rabu.

Menurutnya pengelola PT JSC tidak memperhatikan nasib pedagang kecil dengan pemberlakuan tiket masuk otomatis, pedagang terpaksa membayar setiap kali keluar-masuk, disaat yang sama pengunjung JSC semakin sepi, hal tersebut sangat merugikan pedagang. 

Selain itu pedagang merasa dibohongi saat PT JSC mengizinkan mobil waralaba (alfamart) masuk ke area JSC dan mengambil lapak pedagang, adanya mobil tersebut dianggap mengurangi pendapatan para pedagang dan meresahkan. 

Dia juga menerangkan kebijakan PT JSC memindahkan lapak-lapak dianggap tidak adil, di saat bersamaan pengelola tidak memindahkan kafe kontainer yang diduga tidak berizin lingkungan dan berada di jalur hijau. 

"Kami  minta penyelesaian dari pak gubernur, karena kami sudah sering audiensi dengan pengelola PT JSC mengenai beberapa permasalahan tapi realisasinya berbeda dengan kesepakatan, kalau tidak ada kami akan mengadu ke DPRD atau aksi yang lebih besar," ujar Syaiful Toni. 

Ia menambahkan saat ini omset pedagang sudah turun drastis pasca diberlakukannya banyak kebijakan yang dianggap merugikan, apalagi retribusi pedagang ke pengelola mencapai Rp 1 juta perminggu, pihaknya berharap Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bisa memperjuangkan nasib pedagang kecil di komplek JSC

Sementara perwakilan Dinas Perdagangan Sumsel Sirosa Repandi yang menemui massa mengatakan pihaknya menerima tuntutan para pedagangan tersebut dan segera dilaporkan ke gubernur Sumsel. 

"Tuntutan pedagang kami terima dan akan dicarikan solusinya, mungkin bisa win-won solution, nanti dilihatlah akan bagaimana, yang jelas ini aspirasi pedagang harus diselesaikan," jelas Sirosa Repandi.
 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar