Dua kecamatan di OKU dilanda banjir

id banjir,banjir di oku,desa oku banjir,luapan sungai,berita sumsel,berita palembang,antara sumsel,antara palembang

Dokumentasi- Warga perahu kayu karena desa mereka terendam banjir. (ANTARA News Sumsel/Rahmat Aizullah/Erwin M)

Baturaja, Sumsel (ANTARA News Sumsel) - Dua kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu(OKU), Sumatera Selatan dilanda bencana banjir akibat hujan deras yang terjadi di wilayah setempat sejak beberapa hari terakhir.

"Wilayah dua kecamatan yang dilanda banjir yaitu Kecamatan Baturaja Timur dan Lubuk Batang," kata Kasi Kedaruratan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Mailan Purnama, di Baturaja, Minggu.

Dia menjelaskan, hujan deras disertai angin yang berlangsung sekitar dua jam terjadi pada Jumat (11/1) sejak pukul 18.30 WIB tersebut menimbulkan bencana banjir di beberapa wilayah Kecamatan Baturaja Timur dan Lubuk Batang.

"Ketinggian debit airnya sekitar 30 CM sampai 1,5 meter," ujar Mailan. Selain itu, akibat curah hujan yang tinggi juga berdampak terjadinya abrasi di dekat kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan, bahkan mengakibatkan jalan setapak menuju ke sungai yang menjadi akses masyarakat menuju ke tempat pemandian putus.

"Banjir diperkirakan terjadi selama sekitar 6-10 jam yang disebabkan curah hujan dengan intensitas tinggi," katanya.

Menurut dia, meskipun dalam bencana tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun banjir yang melanda permukiman warga di dua kecamatan itu menimbulkan kerugaian materil hingga mencapai ratusan juta rupiah.

"Dalam pantauan kami di lapangan terdapat ratusan rumah warga di wilayah tersebut yang terendam banjir hingga kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," ujar Mailan.

Bahkan, lanjut dia, saat banjir melanda kawasan itu sempat terjadi antrean panjang kendaraan sepanjang jalan lintas tengah karena jalan digenangi air dengan ketinggian mencapai satu meter. "Ada juga beberapa fasilitas kantor pelayanan yang terkena imbas dari banjir tersebut seperti Kantor Urusan Agama (KUA) dan Puskesmas Pembantu," kata Mailan.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar