Jakarta BNI 46 menaklukkan Bank BJB 3-1

id voli,proliga,berita sumsel,berita palembang,antara sumsel,antara palembang

Pebola voli putri Jakarta BNI 46 Lindsay Stalzer (kanan) melakukan smes yang ditahan Pebola voli putri Bandung Bank BJB Pakuan Maja Burazer (tengah) dan Shella Bernadetha Onan (kiri) saat seri kedua putaran kedua Voli Proliga 2019 di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), (ANTARA News Sumsel/Nova Wahyudi/dol)

Palembang (ANTARA News) - Tim putri Jakarta BNI 46 menaklukkan Bank BJB Pakuan dengan skor 3-1 (25-20, 26-28, 25- 17, 25-19) pada laga putaran kedua Proliga 2019 di Gedung Palembang Sport Convention Center, Palembang, Jumat sore.

Kemenangan tak lepas dari penampilan luar biasa BNI 46 yang bagus di saat bertahan maupun menyerang. Sebaliknya, Bank BJB hingga di pertemuan kedua ini tetap tidak dapat menemukan strategi jitu untuk merobohkan pertahanan lawan.

Pada set pertama Bank BJB kesulitan untuk menembus pertahanan BNI 46. Beberapa smash keras yang dilancarkan tetap tidak dapat mematikan bola sehingga tak ayal di awal babak sudah tertinggal angka 3-7. Meski sempat melakukan perlawanan sengit, BNI 46 mampu menutup set pertama dengan skor 25-20.

Tertinggal di set pertama membuat pemain Bank BJB bangkit di set kedua. Mereka termotivasi karena kemenangan pada pertandingan ini untuk mendapatkan tiket ke final four. Meski awalnya tertinggal 15-21, namun di pengujung babak dapat mengejar poin sehingga mengakhiri set kedua dengan skor 28-26.

Namun, sungguh disayangkan, usaha Bank BJB pada set kedua itu pun sia-sia karena pada set ketiga dibuat BNI 46 tidak berkutik sehingga skor berakhir 25-19.

"Alhamdulillah kami sudah masuk final four, nanti dipertandingan berikutnya saya akan merotasi pemain, kata Pelatih Jakarta BNI 46 Risco Herlambang.

Namun rotasi pemain ini harus dilakukan dengan hati-hati karena pada set kedua saat dilakukan penggantian tiga pemain justru membuat penampilan tim jeblok.

Setelah memastikan tiket ke empat besar, Risco akan melakukan evaluasi di sektor pertahanan karena ia menilai masih rapuh. Selain itu, servis bola karena menurutnya kerap tidak konsisten, yang justru dari bomerang sendiri saat tim lawan dapat mengembalikan.

Sementara itu ofisial Bank BJB Pakuan Tachyan Iskandar mengatakan timnya justru berpenampilan lebih baik di pertemuan kedua ini karena mendapatkan bantuan dari pemain asing yang baru direkrut. Meski kalah dari BNI 46, ia tetap optimistis mampu melenggang ke final four asalkan bisa mengalahkan Jakarta Elektrik PLN di Pekan Baru.

"Pemain asing kami hari ini cukup dominan. Kemarin kami berharap pemain asing, namun pemain lokal yang bagus, tapi hari ini sebaliknya justru pemain lokal yang turun. Jadi ini menjadi pekerjaan rumah yang berat," Kata Tachyan.

Dengan kekalahan ini Bank BJB Pakuan untuk kedua kalinya kalah 3-1 dari Jakarta BNI 46, setelah sebelumnya mereka kalah dengan skor yang sama saat di Bandung.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar