Pemkot Palembang siapkan bus keliling kawasan Sudirman

id kawasan sudirman,bus keliling,bus pariwisata,berita sumsel,berita palembang,antara sumsel,antara palembang,Asian Games XVIII,Jalan Sudirman,Internasio

Ketua DPRD Kota Palembang Darmawan diwawancarai disela-sela peresmian pra-launching Jembatan Musi IV, Selasa (8/1). (ANTARA News Sumsel/19/Dolly Rosana)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - P Pemerintah Kota Palembang bakal menyiapkan bus keliling untuk memutari kawasan Jalan Sudirman sebagai solusi atas keluhan pemilik toko yang berkurang pengunjungnya hingga 80 persen.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Kurniawan yagn dijumpai di sela-sela peresmian Jembatan Musi IV, Selasa, mengatakan, nantinya bus ini akan ditempatkan di setiap kantong-kantong parkir kawasan Sudirman yang akan memutari kawasan secara periodik dengan tanpa dikenai biaya.

"Kami sedang bernegosiasi dengan pemilik toko, semoga saja dapat disetujui dan masyarakat juga mau memanfaatkannya," kata dia. Sebelumnya muncul keluhan dari pemilik toko di kawasan Sudirman yang berkurang omsetnya lantaran terjadi penurunan kunjungan pembeli hingga 80 persen.

Kondisi ini dipicu larangan parkir di bahu jalan yang telah diberlakukan sejak perhelatan Asian Games XVIII tahun 2018 pada Agustus lalu.

Kendaraan yang kedapatan parkir di bahu jalan akan digembok petugas, selain itu di trotoar juga sudah ada palang besi berjajar ukuran 1 meter yang membuat kendaraan roda dua tidak bisa melintas.

Namun, pantauan Antara, Senin (7/1) kondisi macet tetap terjadi di Jalan Sudirman, tepatnya di depan Internasional Plaza. Sejumlah kendaraan roda empat masih nekat parkir di bahu jalan, selain itu terdapat juga kendaraan roda dua meski di lokasi tersebut terdapat rambu-rambu larangan parkir.

"Inilah masalah yang masih kami hadapi meski hingga kini kami tetap tegas memberlakukan larangan. Adanya juru parkir liar menjadi salah satu penyebabnya, tapi jika masyarakat tidak mau ya sebenarnya tidak bisa juga," kata dia.

Terkait kondisi ini, Ketua DPRD Kota Palembang Darmawan mengatakan semua pihak harus duduk bersama menemukan solusi atas persoalan ini karena pelaku usaha juga harus dipikirkan nasibnya, demikian juga kelancaran lalu lintas. "Sebelumnya, saya sudah minta agar trotoar dibuat landai, agar mobil dan motor bisa parkir. Rupanya dibuka untuk motor sementara ini, sementara mobil diarahkan ke kantong-kantong parkir," kata dia.

Untuk kantong parkir ini, Darmawan mengatakan dirinya akan menemui wali kota agar dilakukan penambahan.

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar