Uji coba Jembatan Musi IV, warga ramai-ramai berswafoto

id Musi 4,Jembatan musi 4,Jembatan

Uji coba Jembatan Musi IV, warga ramai-ramai berswafoto

Tampak warga parkir di sisi Jembatan Musi IV demi berswafoto pada hari pertama ujicoba, Kamis (3/1). (ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/EM/18)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Hari pertama ujicoba Jembatan Musi IV dimanfaatkan warga untuk ramai-ramai berswafoto, alhasil banyak kendaraan nekat berhenti di badan jembatan. 

Pantauan Antara News Sumsel Jembatan Musi IV mulai di buka pukul 07.00 WIB,  pengendara mobil dan motor yang melintas cukup lengang, kendati banyak kendaraan parkir di sisi jembatan namun tidak menimbulkan kemacetan berarti. 

"Kami ingin menjajal saja sebetulnya, tadi dari kampus mau nyeberang teman bilang coba lewat Jembatan Musi IV saja kan sudah dibuka, eh pas sampai sini banyak orang foto-foto, ya kami ikut juga," kata salahs seorang warga yang melintas Raden Asril, Kamis. 

Menurutnya dengan sudah difungsikannya Jembatan Musi IV bisa membantu mobilitas masyarakat Kota Palembang yang ingin menyebrang dari Seberang Ilir ke Seberang Ulu atau sebaliknya, apalgi dirinya selalu menyebrang setiap hari 

Ia mengapresiasi pemerintah dan pihak yang sudah membangun Jembatan sepanjang 635 meter tersebut, kendati beberapa bagian masih belum selesai, seperti lebar jalan di ujung bentang Jalan KH Azhari masih dirasa sempit. 

Sementara warga lainnya Nabil mengaku berswafoto untuk dibagikan ke media sosial demi mendukung kinerja pemerintah yang dianggapnya berhasil memacu pembangunan insfrastruktur. 

"Luar biasa sekali pemerintah baik kota, Provinsi maupun pusat ya, bangun jembatan sebagus ini tentunya mencerminkan kalau pembangunan di Kota Palembang berhasil, makanya tadi saya foto buat kasih tau temen-temen di rantauan," ujar Nabil. 

Dia menambahkan meskipun Jembatan Musi IV memang terasa lebih sempit dari Jembatan Ampera, namun ia optimis kontruksi jembatan tetap mampu menampung kendaraan yang ingin melewatinya. 

"Bagi saya tidak masalah kalaupun ada yang bilang jembatan terlalu sempit, karena yang menyebrang juga tidak seramai yang lewat Ampera, yang penting sosialisasikan dulu ke masyarakat agar bisa menjaga jembatan ini, jangan sampai di coret-coret apalagi dirusak," imbuh Nabil.

 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar