Pertamina tambah pasokan elpiji bersubsidi sambut Natal dan tahun baru

id elpiji,pertamina,pasokan elpiji,stok elpiji,berita sumsel,berita palembang,antara sumsel,antara palembang

Arsip- Pekerja mengisi ulang tabung elpiji 3 Kg di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Pekanbaru (ANTARA News Sumsel) - PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menambah pasokan elpiji 3 kilogram atau bersubsidi sebanyak 5 persen guna mengantisipasi lonjakan permintaan menyambut Natal 25 Desember 2018 dan Tahun Baru 2019 (Naru).

"Pertamina MOR I telah melakukan antisipasi peningkatan kebutuhan elpiji 3 Kg dengan melakukan pemenuhan buffer stock distribution channel Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bahan Bakar Elpiji (SPPBE) lewat agen (agen siaga) dan pangakalan (pangkalan siaga) mulai H-15 hingga H+14," kata General Manager (GM) PT Pertamina MOR, Agustinus Santanu Basuki melalui siaran persnya kepada antara di Pekanbaru, Senin.

Agustinus Santanu Basuki menjelaskan pemenuhan buffer stock bertujuan untuk menjaga ketahanan pasokan Elpiji 3Kg.

Dikatakannya Pertamina juga meningkatkan kemampuan supplai elpiji 3 Kg ke konsumen hingga 5 persen dari rata-rata penyaluran hari biasa.

"Konsumsi normal saat Naru akan naik 5 persen dari biasa atau sekitar 2.400 Metri Ton per hari," ujarnya.

Dia menambahkan untuk ketahanan pasokan elpiji 3 Kg, wilayah Sumatera bagian utara (Sumbagut) ditunjang oleh lima Depot elpiji terdiri dari Depot Tandem, Pangkalan Susu, Tanjung Uban, Dumai, dan Teluk Kabung.

Irvan (30) warga Labuh Baru Barat, Pekanbaru menyatakan bahwa belakangan ini ia mudah mendapatkan gas elpiji di pangkalan tempat tinggalnya.

"Saya perhatikan sudah dari pekan lalu pangkalan banyak stok gas, biasanya asal datang langsung habis," kata Irvan.

Bahkan kapan saja stok tersedia. Jadi tidak kuatir antri saat dilakukan pengiriman ke pangkalan.

"Saya biasanya beli gas kalau ada pengiriman atau pembongkaran elpiji di pangkalan dekat rumah itu harinya tertentu misalkan Senin, jadi kalau habis harus menunggu hari itu," tambahnya.

Sinaga mengaku menjelang Natal dan Tahun Baru kebutuhan rumah tangga akan bahan bakar meningkat, karena untuk memasak makanan dan kue-kue guna perayaan.

"Biasanya satu tabung seminggu untuk keperluan sehari-hari. Kini kami menjelang Natal butuh dua tabung untuk memasak aneka kue kering," tambahnya.

Perlu diketahui berdasarkan data Pertamina Pihaknya telah mendirikan Tim membentuk Satuan Tugas (Satgas) mulai pada tangal 18 Desember 2018 dan berakhir pada tanggal 8 Januari 2019.

Tim akan bersiaga di kantor region Pertamina MOR I, kantor cabang, TBBM hingga Depot elpiji di seluruh wilayah MOR l.

Pengamanan pasokan pada masa satgas berfokus dan daerah yang menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Fokus pengamanan pasokan adalah lokasi yang menjadi pusat konsentrasi masyarakat yang merayakan natal, serta lokasi yang menjadi tujuan wisata masyarakat terkait libur tahun baru yang berbarengan dengan libur sekolah jalur lintas sumatera.

Apabila terdapat keluhan dan informasi terhadap layanan dan produk Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Contact Center Pertamina 1-500-000.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar