Peternak kambing OKU Timur diimbau waspadai pink eye

id kambing,peternakan kambing,antara sumsel,antara palembang,antara hari ini,berita sumsel,berita palembang,penyakit kambing

Arsip- Tim tengah melakukan pemeriksaan dan pembimbingan kepada sejumlah peternak hewan kambing. (ANTARA News Sumsel/Feny Selly)

Martapura, Sumsel (ANTARA News Sumsel) - Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan mengimbau peternak kambing di wilayah itu untuk mewaspadai penyakit pink eye yang rentan dialami hewan ternak tersebut saat musim hujan.

"Pink eye adalah penyakit yang merusak saraf mata kambing hingga mengalami kebutaaan bahkan kematian," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sujarwanto di Martapura, Senin.

Dia menjelaskan, penyakit yang menyerang organ tubuh bagian mata pada hewan ini disebabkan oleh virus bakteri di dalam kandang peternakan kambing yang basah dan lembab hingga menyebabkan kebutaan bahkan kematian.

"Selain itu air seni kambing di dalam kandang juga menjadi penyebab penyebaran bakteri pink eye yang menyerang kambing," jelasnya.

Kambing yang terserang penyakit pink eye tersebut akan mengalami gejala awal yaitu mata berubah merah hingga menyebabkan kebutaan dan penurunan berat badan karena hilang nafsu makan.

"Nafsu makannya juga hilang sehingga kambing menjadi kurus dan mati," katanya.

Untuk itu kata dia, para peternak diimbau untuk mengantisipasi penyebarannya dengan rutin membersihkan kandang dan segera melapor ke pihaknya jika kambing mengalami penyakit pink eye agar dapat diobati dengan pemberian anti biotik serta vitamin.

Pemberian krim atau salep anti biotik pada bagian mata kambing yang dilakukan oleh pihaknya tersebut untuk mengantisipasi kebutaan dan vitamin guna menambah nafsu makan.

"Kambing yang menderita pink eye juga harus dikarantina terpisah kandang dengan ternak lainnya agar tidak tertular mengingat penyakit ini mudah sekali menular," ujarnya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar